Senin, 19 November 2018 | 04:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Kementerian ESDM: Premium sumbang konsumsi terbesar peningkatan BBM

Kamis, 12 Juli 2018 - 10:01 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2uc7Xbi
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2uc7Xbi

Elshinta.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengemukakan BBM jenis premium berkontribusi menyumbang konsumsi terbesar dalam peningkatan penyediaan BBM gasoline sebesar 23 persen.

Data yang dihimpun Antara dari Kementerian ESDM, di Jakarta, Kamis (12/7), mengatakan setidaknya pada puncak realisasi 14 Juni 2018 lalu, masyarakat telah mengonsumsi premium sebesar 41.822 kilo liter (KL). Sedangkan total konsumsi jenis BBM jenis bensin (gasoline), realisasinya tumbuh 12 persen dari hari biasanya.

Momentum Hari Raya Idul Fitri dinilai menjadi salah satu tolak ukur bagi pelayanan penyediaan BBM di Indonesia, karena pada periode tersebut konsumsi BBM meningkat akibat mudik yang dilakukan sebagian besar masyarakat Indonesia.

Untuk meningkatkan kepastian pasokan Premium, sejak bulan lalu Pemerintah menambah 571 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Premium di Jawa, sehingga total SPBU Premium menjadi sekitar 2.090 SPBU.

"Lonjakan konsumsi BBM Gasoline akibat tingginya laju kendaraan bermotor yang menjalankan budaya arus mudik dan balik. Dan tugas Pemerintah tetap menjamin ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terpenuhi," tegas Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi.

Setelah masa lebaran berakhir bulan lalu, Pemerintah melakukan evaluasi penyediaan BBM khususnya Premium agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut lantaran sudah menjadi tugas pemerintah untuk menjamin pelayanan publik secara maksimal sesuai kebutuhan masyarakat.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 21:40 WIB

Tiba di Sidoarjo dari Papua, ini agenda kunjungan kerja Jokowi

Aktual Olahraga | 18 November 2018 - 21:14 WIB

Masyarakat Kota Batu antusias ikut Sepeda Nusantara

Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 20:48 WIB

Demokrat klaim punya cara khusus kampanyekan Prabowo-Sandi

Kriminalitas | 18 November 2018 - 20:39 WIB

Kejiwaan HS pembunuh satu keluarga di Bekasi akan diperiksa

Elshinta.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengemukakan BBM jenis premium berkontribusi menyumbang konsumsi terbesar dalam peningkatan penyediaan BBM gasoline sebesar 23 persen.

Data yang dihimpun Antara dari Kementerian ESDM, di Jakarta, Kamis (12/7), mengatakan setidaknya pada puncak realisasi 14 Juni 2018 lalu, masyarakat telah mengonsumsi premium sebesar 41.822 kilo liter (KL). Sedangkan total konsumsi jenis BBM jenis bensin (gasoline), realisasinya tumbuh 12 persen dari hari biasanya.

Momentum Hari Raya Idul Fitri dinilai menjadi salah satu tolak ukur bagi pelayanan penyediaan BBM di Indonesia, karena pada periode tersebut konsumsi BBM meningkat akibat mudik yang dilakukan sebagian besar masyarakat Indonesia.

Untuk meningkatkan kepastian pasokan Premium, sejak bulan lalu Pemerintah menambah 571 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Premium di Jawa, sehingga total SPBU Premium menjadi sekitar 2.090 SPBU.

"Lonjakan konsumsi BBM Gasoline akibat tingginya laju kendaraan bermotor yang menjalankan budaya arus mudik dan balik. Dan tugas Pemerintah tetap menjamin ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terpenuhi," tegas Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi.

Setelah masa lebaran berakhir bulan lalu, Pemerintah melakukan evaluasi penyediaan BBM khususnya Premium agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut lantaran sudah menjadi tugas pemerintah untuk menjamin pelayanan publik secara maksimal sesuai kebutuhan masyarakat.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com