Senin, 19 November 2018 | 11:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Rupiah dibuka melemah 56 poin

Kamis, 12 Juli 2018 - 10:25 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Narjoh
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Narjoh

Elshinta.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak melemah 56 poin menjadi Rp14.441 dibanding posisi sebelumnya Rp14.385 per dolar AS.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (12/7), mengatakan kembali melemahnya laju Rupiah meski terdapat sejumlah sentimen positif dari dalam negeri di mana belum terespons dengan baik, dapat membuka peluang pelemahan lanjutan.

"Tidak berbeda dengan sebelumnya di mana masih rentannya Rupiah menghalangi potensi kenaikan lanjutan sehingga perlu dicermati berbagai sentimen, terutama pergerakan sejumlah mata uang global terhadap dolar AS," ujar Reza, sebagaimana dikutip Antara.

Sentimen dari dalam negeri berupa disetujuinya sejumlah asumsi dasar makro RAPBN 2019 tampaknya belum menjadi sentimen yang dapat mengimbangi penguatan Dolar AS. Akibatnya Rupiah masih terdepresiasi. Sejumlah asumsi RAPBN 2019 antara lain pertumbuhan ekonomi 5,2-5,5 persen, laju inflasi 2,5-4,5 persen, dan nilai tukar Rupiah di kisaran Rp13.700-14.000 per dolar AS.

Di sisi lain, terapresiasinya dolar AS seiring dengan pelemahan Yuan dan Dolar Australia setelah pemerintahan Trump mengancam 10 persen tarif impor Tiongkok senilai 200 miliar dolar AS dalam konflik perdagangan yang meningkat. Imbas terapresiasinya dolar AS sendiri sebelumnya masih dirasakan Rupiah yang masih cenderung melemah.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:58 WIB

Presiden Jokowi resmikan pembangunan tower Universitas Muhammadiyah Lamongan

Musibah | 19 November 2018 - 10:45 WIB

Perbaikan longsor di Jalan Kramat Tiu rampung diperbaiki

Kriminalitas | 19 November 2018 - 10:35 WIB

Polisi tangkap dalang bentrok di diskotek Bandara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:24 WIB

PMI DIY siagakan relawan jelang libur panjang

Ekonomi | 19 November 2018 - 10:15 WIB

Senin pagi, kurs rupiah melemah ke posisi Rp14.600

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:02 WIB

Dishub Bogor hentikan sementara operasi angkot modern

Elshinta.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak melemah 56 poin menjadi Rp14.441 dibanding posisi sebelumnya Rp14.385 per dolar AS.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (12/7), mengatakan kembali melemahnya laju Rupiah meski terdapat sejumlah sentimen positif dari dalam negeri di mana belum terespons dengan baik, dapat membuka peluang pelemahan lanjutan.

"Tidak berbeda dengan sebelumnya di mana masih rentannya Rupiah menghalangi potensi kenaikan lanjutan sehingga perlu dicermati berbagai sentimen, terutama pergerakan sejumlah mata uang global terhadap dolar AS," ujar Reza, sebagaimana dikutip Antara.

Sentimen dari dalam negeri berupa disetujuinya sejumlah asumsi dasar makro RAPBN 2019 tampaknya belum menjadi sentimen yang dapat mengimbangi penguatan Dolar AS. Akibatnya Rupiah masih terdepresiasi. Sejumlah asumsi RAPBN 2019 antara lain pertumbuhan ekonomi 5,2-5,5 persen, laju inflasi 2,5-4,5 persen, dan nilai tukar Rupiah di kisaran Rp13.700-14.000 per dolar AS.

Di sisi lain, terapresiasinya dolar AS seiring dengan pelemahan Yuan dan Dolar Australia setelah pemerintahan Trump mengancam 10 persen tarif impor Tiongkok senilai 200 miliar dolar AS dalam konflik perdagangan yang meningkat. Imbas terapresiasinya dolar AS sendiri sebelumnya masih dirasakan Rupiah yang masih cenderung melemah.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com