Senin, 10 Desember 2018 | 19:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Olahraga / Asian Games 2018

BPOM pastikan keamanan pangan selama Asian Games 2018

Kamis, 12 Juli 2018 - 12:59 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito. Sumber foto: https://bit.ly/2upML0N
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito. Sumber foto: https://bit.ly/2upML0N

Elshinta.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan keamanan pangan pada sejumlah lokasi kuliner saat pelaksanaan Asian Games.

"BPOM berkontribusi dalam Asian Games 2018, seperti melihat keamanan pangan yang dikonsumsi di Palembang dan sekitarnya. Pencegahan sudah kami lakukan berupa memberikan edukasi kepada para produsen pangan," ujar Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Kamis (12/7).

Dia menjelaskan pihaknya dan BPOM melakukan penyuluhan keamanan pangan di berbagai lokasi kuliner Kota Palembang. Penyuluhan keamanan pangan saat Asian Games ini dilakukan kepada 1.166 pelaku usaha, seperti penjual pempek, jasa boga, restoran saji hingga pedagang kaki lima yang ada di Palembang.

Selain itu juga dilakukan pemeriksaan keamanan pangan terhadap produk yang dijual menggunakan alat tes formalin, borax, rhodamin B dan methanil yellow.

"Jakarta dan Palembang sebagai tuan rumah Asian Games 2018 harus aman dan memiliki makanan yang berkualitas, seperti nutrisi makanan yang ada harus seimbang," katanya.

Ia juga berharap, pelaku usaha di Palembang dan Jakarta memiliki daya saing tinggi dengan cara menyediakan kemasan yang menarik dan produk bermutu agar dapat diekspor ke seluruh penjuru dunia, dan bisa meningkatkan pendapatan lokal dan ekonomi nasioal.

"Apabila ada pihak yang tertangkap menggunakan formalin, akan dipidana dua tahun dan denda Rp4 milliar. Saat ini tempelan stiker pangan aman sudah berfungsi sebagaimana fungsinya, terutama pada saat Asian Games nanti," kata dia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 10 Desember 2018 - 18:45 WIB

Jonan minta Pertamina temukan teknologi `fast charging` mobil listrik

Aktual IPTEK | 10 Desember 2018 - 18:38 WIB

Menteri ESDM resmikan stasiun pengisian listrik umum pertama

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 18:25 WIB

Puluhan aktivis Kudus unjuk rasa peringati Hari Anti Korupsi

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 18:13 WIB

Wapres sebut Bawaslu harus lebih pintar dari yang diawasi

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 17:55 WIB

Anies sesuaikan jadwal untuk konvoi Persija

Elshinta.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan keamanan pangan pada sejumlah lokasi kuliner saat pelaksanaan Asian Games.

"BPOM berkontribusi dalam Asian Games 2018, seperti melihat keamanan pangan yang dikonsumsi di Palembang dan sekitarnya. Pencegahan sudah kami lakukan berupa memberikan edukasi kepada para produsen pangan," ujar Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Kamis (12/7).

Dia menjelaskan pihaknya dan BPOM melakukan penyuluhan keamanan pangan di berbagai lokasi kuliner Kota Palembang. Penyuluhan keamanan pangan saat Asian Games ini dilakukan kepada 1.166 pelaku usaha, seperti penjual pempek, jasa boga, restoran saji hingga pedagang kaki lima yang ada di Palembang.

Selain itu juga dilakukan pemeriksaan keamanan pangan terhadap produk yang dijual menggunakan alat tes formalin, borax, rhodamin B dan methanil yellow.

"Jakarta dan Palembang sebagai tuan rumah Asian Games 2018 harus aman dan memiliki makanan yang berkualitas, seperti nutrisi makanan yang ada harus seimbang," katanya.

Ia juga berharap, pelaku usaha di Palembang dan Jakarta memiliki daya saing tinggi dengan cara menyediakan kemasan yang menarik dan produk bermutu agar dapat diekspor ke seluruh penjuru dunia, dan bisa meningkatkan pendapatan lokal dan ekonomi nasioal.

"Apabila ada pihak yang tertangkap menggunakan formalin, akan dipidana dua tahun dan denda Rp4 milliar. Saat ini tempelan stiker pangan aman sudah berfungsi sebagaimana fungsinya, terutama pada saat Asian Games nanti," kata dia.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 16:49 WIB

Cari bibit atlet berbakat, Lumajang perlu perhatian

Jumat, 07 Desember 2018 - 21:12 WIB

Inasgoc menghemat Rp2,8 triliun

Selasa, 04 Desember 2018 - 08:29 WIB

Bulls pecat pelatih kepala Fred Hoiberg

Minggu, 02 Desember 2018 - 20:46 WIB

Azzahra pecahkan rekor nasional di IOAC 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com