Jumat, 21 September 2018 | 21:53 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Polisi larang pegawai ruko lintasi lokasi ledakan Grand Wijaya Kebayoran

Kamis, 12 Juli 2018 - 11:24 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Tempat kejadian ledakan gas di komplek ruko Grand Wijaya Center, Kamis (12/7). Sumber foto: https://bit.ly/2KORYui
Tempat kejadian ledakan gas di komplek ruko Grand Wijaya Center, Kamis (12/7). Sumber foto: https://bit.ly/2KORYui

Elshinta.com - Pegawai yang bekerja di lokasi sekitar terjadinya ledakan tabung gas di Ruko Grand Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (12/7), oleh polisi tidak diperkenankan melintas untuk masuk ke kantor mereka.

Lokasi tempat terjadinya ledakan tabung gas ukuran 12 kilogram itu, yaitu ruko konsultan properti, terpantau sudah dipasang garis polisi dan tidak diperkenankan dilalui.

Berdasarkan pantauan yang dihimpun Antara, tampak terlihat para pegawai ruko disekitar lokasi kejadian masih berdiri di wilayah TKP.

Sementara itu, klinik kecantikan impressions yang bersebelahan dengan ruko konsultan properti, tempat terjadinya ledakan meliburkan pegawainya.

"Kemungkinan diliburkan karena tidak dibolehkan masuk. Polisi bilang nanti siang kalo sudah steril baru bisa dibuka," kata Lia selaku Penanggung Jawab Klinik Kecantikan tersebut.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 September 2018 - 21:33 WIB

Polisi amankan 12 pelaku curanmor di Bojonegoro

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:25 WIB

Tolak kekerasan di Bengkulu, HMI geruduk DPRD Malang

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:01 WIB

Jokowi-Ma`ruf nomor 1, Prabowo-Sandi nomor 2

Kriminalitas | 21 September 2018 - 20:57 WIB

Coba rebut senpi petugas, satu dari tujuh pelaku pencurian dilumpuhkan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com