Jumat, 20 Juli 2018 | 23:05 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Peristiwa / Musibah

Polisi periksa pemilik ruko meledak Grand Wijaya Center

Kamis, 12 Juli 2018 - 12:19 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Tempat kejadian ledakan gas di komplek ruko Grand Wijaya Center, Kamis (12/7). Sumber foto: https://bit.ly/2zwhjUo
Tempat kejadian ledakan gas di komplek ruko Grand Wijaya Center, Kamis (12/7). Sumber foto: https://bit.ly/2zwhjUo

Elshinta.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa pemilik rumah toko (ruko) yang meledak di Grand Wijaya Center II, Kebayoran Baru.

"Kita sudah lakukan pemanggilan terhadap pemilil ruko untuk dimintai keterangan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Indra Jafar di Jakarta, Kamis (12/7).

Kombes Indra menambahkan polisi juga meminta keterangan lima saksi yang berada di lokasi kejadian. Kelima saksi itu yakni dua pedagang kaki lima dan tiga pegawai kasar yang menginap di ruko tersebut.

Diungkapkan Indra, dua pedagang itu mengalami luka ringan akibat pecahan kaca terkena bagian kaki. Sementara itu, ketiga karyawan kasar yang diperiksa petugas saat kejadian berada di lantai empat Ruko Kantor Konsultan Properti yang tidak terkena dampak ledakan sedangkan tiga lantai lainnya mengalami kerusakan, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com