Selasa, 25 September 2018 | 19:04 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Luar Negeri / Asia Pasific

Perawat Jepang ini diduga tewaskan 20 pasien

Kamis, 12 Juli 2018 - 13:28 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2udc7zK
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2udc7zK

Elshinta.com - Seorang mantan perawat ditahan lantaran diduga menewaskan sebanyak 20 pasien lansia dengan memasukkan bahan kimia ke dalam infus, menurut lansiran media Jepang, Rabu (11/07).

Tersangka dikabarkan ingin memegang kendali saat pasiennya meninggal.

Polisi mengatakan Ayumi Kuboki (31) ditahan atas dugaan pembunuhan seorang pria berusia 88 tahun di sebuah rumah sakit di pinggiran kota Tokyo. Mereka enggan mengonfirmasi adanya penyelidikan lebih luas.

Dia ditangkap pada Sabtu atas dugaan pembunuhan pasien lansia itu pada 2016, tapi dia mengatakan kepada polisi bahwa dia mungkin menewaskan hingga 20 orang, menurut keterangan media setempat.

Tersangka diyakini sudah tidak bekerja sebagai perawat sejak kematian pasien pada 2016 tersebut.

Kuboki diduga menewaskan pria berusia 88 tahun itu dengan menyuntikkan disinfektan ke dalam infusnya, menurut laporan media. Tersangka mengatakan kepada polisi bahwa dia mencampurkan disinfektan ke dalam infus sekitar 20 pasien, demikian dilansir Jiji Press, yang memuat kutipan narasumber polisi yang tidak ingin disebutkan namanya.

Kuboki dilaporkan membantah adanya dendam khusus terhadap pasiennya, tetapi mengatakan dia merasa sulit menangani kematian pada jam sifnya, dan menyuntikkan infus memungkinkan dia untuk memegang kendali ketika pasiennya meninggal. “Menjelaskan kepada anggota keluarga tentang kematian tidak mudah jika seorang pasien meninggal dalam jam kerja saya,” katanya kepada penyidik, menurut pemberitaan Jiji.

Asahi Shimbun juga melaporkan bahwa dia mengakui menyuntikkan disinfektan ke dalam sekitar 20 infus pasien, demikian dilansir Antara dari AFP.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Perempuan | 25 September 2018 - 18:58 WIB

Cerita mantan TKW yang sukses membuka usaha tenun ikat

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 18:45 WIB

Warga Gandus harapkan fasilitas air bersih dan perbaikan jalan

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 18:30 WIB

Simulasi pengawalan Asian Para Games

Kriminalitas | 25 September 2018 - 18:18 WIB

Temu kangen dengan 1000 lebih warga Indonesia

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 18:10 WIB

Sandiaga kunjungi sentra industri getuk goreng Haji Tohirin

Kriminalitas | 25 September 2018 - 17:58 WIB

Rumah untuk memproduksi ekstasi digerebek polisi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 24 September 2018 - 07:18 WIB

Wapres JK di New York hadiri Sidang Majelis Umum PBB

Minggu, 23 September 2018 - 18:48 WIB

Komnas HAM Malaysia tolak perkawinan sejenis

Minggu, 23 September 2018 - 16:38 WIB

Ratusan ribu orang terjebak tanpa listrik di Ottawa

Sabtu, 22 September 2018 - 14:38 WIB

Permainkan harga, 34 manajer toko Venezuela dipenjara

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com