Rabu, 21 November 2018 | 01:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Musibah

Pemulung tertimbun sampah, belum ditemukan

Kamis, 12 Juli 2018 - 13:15 WIB    |    Penulis : Fransiskus Yuno    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2uqKW3T
Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2uqKW3T

Elshinta.com Hingga Kamis (11/7), Basarnas beserta tim terkait masih melakukan pencarian seorang pemulung yang tertimbun di bukit sampah yang sempat longsong pada Rabu (10/7) di TPA Supit Urang, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. Demikian dilaporkan Kontributor elshinta, Ahmad Haris Sugiarto.

Pada pencarian hari ini Basarnas menggunakan anjing pelacak dan alat pendeteksi sonar yang memiliki kemampuan mendeteksi benda di kedalaman 10 meter.

Selain itu, dengan menggunakan operasi yang manual Tim Basarnas dibantu TNI dan Polri melakukan evakuasi seorang pemulung yang tertimbun bukit sampah di TPA Supit Urang.

Satrio, salah seorang Anggota Basarnas yang melakukan pencarian mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian.

“Pertama kita melakukan pemadatan sampah terlebih dahulu atau pengurangan sampah, setelah itu kita menggunakan alat yang kita miliki bernama Sensor Finder, itu bisa mendeteksi korban sedalam 10 meter, setelah itu kita melakukan secara manual kami bersama Tim gabungan bersama TNI-Polri melaksanakan pencarian secara manual,” paparnya.

 

Penulis: Yuno.
Editor: Sigit Kurniawan. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
| 20 November 2018 - 21:31 WIB

157 CPNS Situbondo lulus SKD

Aktual Dalam Negeri | 20 November 2018 - 21:09 WIB

Serikat petani nilai serapan beras Bulog belum maksimal

Aktual Dalam Negeri | 20 November 2018 - 20:48 WIB

Besok, pihak UNPRI dipanggil Polrestabes Medan

Elshinta.com Hingga Kamis (11/7), Basarnas beserta tim terkait masih melakukan pencarian seorang pemulung yang tertimbun di bukit sampah yang sempat longsong pada Rabu (10/7) di TPA Supit Urang, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. Demikian dilaporkan Kontributor elshinta, Ahmad Haris Sugiarto.

Pada pencarian hari ini Basarnas menggunakan anjing pelacak dan alat pendeteksi sonar yang memiliki kemampuan mendeteksi benda di kedalaman 10 meter.

Selain itu, dengan menggunakan operasi yang manual Tim Basarnas dibantu TNI dan Polri melakukan evakuasi seorang pemulung yang tertimbun bukit sampah di TPA Supit Urang.

Satrio, salah seorang Anggota Basarnas yang melakukan pencarian mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian.

“Pertama kita melakukan pemadatan sampah terlebih dahulu atau pengurangan sampah, setelah itu kita menggunakan alat yang kita miliki bernama Sensor Finder, itu bisa mendeteksi korban sedalam 10 meter, setelah itu kita melakukan secara manual kami bersama Tim gabungan bersama TNI-Polri melaksanakan pencarian secara manual,” paparnya.

 

Penulis: Yuno.
Editor: Sigit Kurniawan. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 20 November 2018 - 19:35 WIB

Pria tanpa identitas ditemukan hanyut di Sungai Brantas

Selasa, 20 November 2018 - 19:19 WIB

Duda dua anak ditemukan tewas membusuk

Selasa, 20 November 2018 - 18:40 WIB

SAR selamatkan nelayan tenggelam saat mencari lobster

Selasa, 20 November 2018 - 18:32 WIB

Bawa empat bal ganja seorang pelajar diamankan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com