Senin, 23 Juli 2018 | 13:02 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Peristiwa / Arestasi

Polisi ringkus empat orang pelaku pungli di Waduk Cirata

Kamis, 12 Juli 2018 - 14:54 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Empat orang pelaku pungli di  kawasan Waduk Cirata, Purwakarta. Foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta
Empat orang pelaku pungli di kawasan Waduk Cirata, Purwakarta. Foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta

Elshinta.com - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purwakarta, Jawa Barat, berhasil meringkus empat pelaku yang meresahkan warga dan kerap melakukan pungli di kawasan Waduk Cirata, Purwakarta, Jawa Barat dengan meminta sejumlah uang.

Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, Kamis (12/7) melaporkan, aksi pelaku sempat diviralkan di media sosial oleh korbannya, dengan meminta sejumlah uang serta mengusirnya.

Hingga saat ini keempat pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Purwakarta. Tindak pidana ringan akan dikenakan terhadap empat pelaku, namun akan dijerat tindak pidana kriminal apabila korbannya melapor.

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Polres Purwakarta Ipda Putra Adi Winarta mengungkapkan, pihaknya sudah banyak menerima laporan bahwa di kawasan Waduk Cirata marak dengan pungli.

Setelah dilakukan penyisiran di kawasan Waduk Cirata pada hari kemarin, polisi berhasil menangkap empat pelaku di warung tempat jualannya, termasuk pelaku yang diviralkan di media sosial. Keempat pelaku pungli itu adalah Dede (18), Eman Bastian (38) keduanya warga Kecamatan Maniis. Sementara dua lainnya JU (16), Ina (48) keduanya warga Kampung Palumbon, Desa Citamiang, Kecamatan Maniis.

Seluruh pelaku sebagai pedagang makanan di kawasan Waduk Cirata kerap melakukan pungli terhadap pengunjung, Rp5.000 untuk parkir sepeda motor, Rp10 ribu untuk mobil dan Rp25 ribu kendaraan besar.

Sebelumnya kasus pungli di Waduk Cirata telah mencuat, ketika dua perempuan beristirahat di pinggir jalan kawasan wisata Waduk Cirata, dihampiri pelaku Eman yang meminta sejumlah uang untuk parkir, namun kedua perempuan itu tidak memberinya. Kemudian Eman mengusirnya dan berkata apabila ingin parkirnya gratis, agar parkir didepan rumahnya. Aksi ini telah direkam oleh korban kemudian diviralkan di media sosial.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 12:58 WIB

Pengamat: Pemeliharaan tiket KRL selesai Senin siang

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 12:38 WIB

Jaksa Agung harap jajarannya kawal pemerintahan Indonesia

Hukum | 23 Juli 2018 - 12:11 WIB

Ketua KPK: OTT di Lapas Sukamiskin penting

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com