Senin, 24 September 2018 | 15:37 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

IPTEK / Sains

Sistem `single bud planting` PG. Djatiroto jadi objek penelitian mahasiswa IPB

Kamis, 12 Juli 2018 - 19:17 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pembibitan tebu milik Pabrik Gula (PG) Djatiroto Jawa Timur menjadi objek penelitian Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam rangka meningkatkan mutu mahasiswa dari ilmu yang ditekuni. 58 Mahasiswa semester IV IPB diperlihatkan langsung ke lokasi pembibitan dari tahap menyidian medium, bakal bibit, perawatan dalam proses mendapatkan bibit yang baik.

Dosen pendamping Mahasiswa Diploma IPB mata kuliah Agronomi Umum, Ekofisiologi Tanaman Perkebunan Hidayatul Fakturohmah Sebagai sekolah vokasi yang membidangi perkebunan sehingga kedatangan ini mahasiswa mendapatkan informasi tentang perkembangan gula bagaimana di mulai dari proses tanam sampai produksi. 

"Di pembibitan PG Djatiroto ini mahasiswa diperlihatkan cara memperoleh pembibit yang baik dengan sistem single bud planting, ini sebagai perbandingan untuk memperoleh bibit unggul yang berkualitas, pada akhirnya mahasiswa ini dapat memperoleh sumber ilmu dengan beberapa referensi dengan hasil perbandingan yang terbaik," kata Hidayatul disela-sela kesibukan mendampingi mahasiswa di lokasi, Kamis (12/07), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono.

Dipaparkankan Hidayatul, dari hasil riset IPB tentang perkebunan penanaman tebu telah melakukan uji tanam bibit dua mata tunas, dan pengetrapan satu tunas baru di lihat pada pembibitan milik PTPN Xl PG Djatiroto, selain itu juga telah melakukan uji penanaman modal kultur jaringan dengan metode yang sederhana dengan perbandingan milik perusahaan.

Percobaan penelitian redemen di IPB hasilnya rendah karena pengaruh cuaca di Bogor curah hujan terlalu tinggi, maka didapat kesimpulan tidak semua daerah cocok ditanami tebu begitu pula nutrisi tanah yang diperlukan tanaman.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:32 WIB

Laporan dana awal kampanye PDIP tertinggi hingga Rp105 miliar

Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 15:26 WIB

Cawapres Nomor urut 1 menerima rombongan Habib di kediamannya

Sosbud | 24 September 2018 - 15:23 WIB

RelaNU klarifikasi Ma`ruf soal fatwa haram MUI ucapkan Natal

Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:15 WIB

SBY `walk out`, KPU buka komunikasi dengan Demokrat

Badminton | 24 September 2018 - 15:04 WIB

Anthony ungkap kunci rahasia menangkan Tiongkok Terbuka

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 14:55 WIB

KPK luncurkan bus antikorupsi ke sejumlah kabupaten/kota

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 24 September 2018 - 10:28 WIB

Facebook akan umumkan layar pintar miliknya

Senin, 24 September 2018 - 09:35 WIB

Zaman medsos, foto cetak instan tetap diminati

Sabtu, 22 September 2018 - 11:25 WIB

Ini cara mengirim GIF di Instagram

Jumat, 21 September 2018 - 11:20 WIB

Huawei hadirkan ponsel lipat didukung jaringan 5G

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com