Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad berikan penyuluhan larangan memiliki senjata api
Kamis, 12 Juli 2018 - 20:42 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Aman Hasibuan/Radio Elshinta

Elshinta.com - Guna meningkatkan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan Papua serta memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang larangan memiliki senjata api ilegal, Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad gencar melaksanakan patroli dari kampung ke kampung untuk memberikan penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat tentang larangan kepemilikan senjata api ilegal.

Dansatgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Letkol Inf. Eko Antoni Chandra pada saat melaksanakan penyuluhan tentang kepemilikan senjata api di Kampung Arso 8, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, menegaskan, kegiatan yang dilakukan oleh jajarannya merupakan salah satu langkah persuasif yang harus dilakukan guna memberikan pengertian dan pemahaman kepada masyarakat Papua bahwa memiliki senjata api ilegal merupakan satu tindakan yang melanggar Hukum. Selain itu, kegiatan penyuluhan ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan anjangsana dari rumah ke rumah yang dilakukan oleh jajarannya. 

“Dalam pasal 1 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perpu) Nomor 20 tahung 1960 tentang Kewenangan Perijinan Yang Diberikan Menurut Perundang Undangan Mengenai Senjata Api,” kata Dansatgas kepada Kontributor Elshinta Aman Hasibuan.

Dijelaskan Dansatgas, ketentuan perijinan mengenai senjata api, obat peledak, mesiu dan lain sebagainya untuk kepentingan (dinas) Angkatan Perang hendaknya diatur dalam lingkungan Angkatan Perang sendiri. Adapun yang diperuntukkan bagi pribadi anggota Angkatan Perang tetap termasuk bidang kewenangan perijinan seperti untuk umum di luar Angkatan Perang, ialah di bawah Menteri/Kepala Kepolisian Negara.

“Ancaman hukumannya pun tidak main main. Seperti yang dijelaskan dalam Undang Undang Darurat No12.Tahun 1951 disebutkan hukuman maksimal terhadap kepemilikan senjata api tanpa izin adalah maksimal hukuman mati, hukuman seumur hidup dan 20 tahun penjara,”tuturnya.

Menurut Chandra Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad akan terus berupaya meningkatkan stabilitas keamanan di wilayah Perbatasan Papua dengan melakukan pendekatan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat perbatasan. Diharapkan setelah menerima penyuluhan, masyarakat bisa menyadari dan memahami bahwa memiliki senjata api ilegal adalah perbuatan melanggar hukum. Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang mencoba memiliki atau menyimpan senjata api di rumahnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 21:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa nilar tuka...
Kamis, 25 April 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Badan Pemenangan Provinsi (BPP) untuk pasangan calon presiden nomor urut 02...
Kamis, 25 April 2019 - 19:44 WIB
Elshinta.com - Wartawan atau awak media merupakan mitra strategis dalam penanggulangan ben...
Kamis, 25 April 2019 - 19:31 WIB
Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusannya yang diucapkan di Gedung MK Jak...
Kamis, 25 April 2019 - 19:17 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menambah kapal patroli, guna mengoptimal...
Kamis, 25 April 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Kepala kepolisian Resor (Kapolres) Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy memimpin pel...
Kamis, 25 April 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Resor Majalengka, Jawa Barat melaksanakan pembinaan rohani dan mental...
Kamis, 25 April 2019 - 17:19 WIB
Elshinta.com - Aliansi Pekerja Buruh Daerah (APBD) Sumatera Utara meminta Presiden RI dan ...
Kamis, 25 April 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Sejumlah ormas Islan di Kota Depok mendukung protes Pemkot Depok kepada Komisi P...
Kamis, 25 April 2019 - 16:48 WIB
Elshinta.com - Hingga Kamis (25/4) sore, pukul 16:30:05 WIB, data yang masuk di Sistem Informas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)