Jumat, 21 September 2018 | 21:53 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Ombudsman Jateng temukan sekolah di Jateng 100 persen SKTM

Kamis, 12 Juli 2018 - 21:16 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah saat ini masih menelusuri terkait mudahnya kepala desa hingga camat, mengeluarkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) untuk keperluan siswa mendaftar sekolah, menyusul adanya pemberlakuan sistem zonasi.

Komisioner Ombudsman Perwakilan Jateng, Sabarudin Hulu mengatakan, di Jateng ditemukan adanya beberapa sekolah yang 100 persen siswanya menggunakan SKTM untuk mendaftar. Seperti kasus di Blora dan Banyumas. "Begitu mudahnya SKTM keluar dari kades diketahui camat. Nah ini yang kita telusuri dari ombudsman," kata Sabarudin Hulu, di sela-sela kunjungan di Kudus, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (12/7).

Terkait adanya 100 persen sekolah yang siswanya pakai SKTM. Seperti SMA dan SMK di Blora dan Banyumas. Pihak ombudsman kata Sabarudin, telah koordinasi dengan gubernur. Sebab, di Jateng pada masa PPDB ini terdapat 76.400 pakai SKTM yang dikeluarkan. "Kami curiga ada indikasi kecurangan makanya ada beberapa yang mencabut," ungkapnya.

Menurut Sabarudin, konsekuensinya jika kedapatan main curang, mereka didiskualifikasi dari sekolah. Pihaknya akan mengawasi hal tersebut. Termasuk soal data miskin hingga data kurang mampu. "Harusnya permendikbud nomor 14 tahun 2018 juga harus jelas indikatornya. Apa dari data kemensos, atau BPS seperti penerima KIP. Selain itu harus dipertegas pula kuota untuk pemakai SKTM agar tidak multitafsir," imbuhnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 September 2018 - 21:33 WIB

Polisi amankan 12 pelaku curanmor di Bojonegoro

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:25 WIB

Tolak kekerasan di Bengkulu, HMI geruduk DPRD Malang

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:01 WIB

Jokowi-Ma`ruf nomor 1, Prabowo-Sandi nomor 2

Kriminalitas | 21 September 2018 - 20:57 WIB

Coba rebut senpi petugas, satu dari tujuh pelaku pencurian dilumpuhkan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com