Pemkot Depok bentuk tim buser tangkap pembuang sampah sembarangan
Kamis, 12 Juli 2018 - 21:44 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Etty Suryahati. Istimewa. Foto: Hendrik Raseukiy/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Etty Suryahati mengatakan, Pemkot Depok serius menangani kebersihan kota. Keseriusan ini direalisasi dengan membentuk tim buru sergap dan tangkap pembuang sampah sembarangan.

Disisi lain, sebut Suryahati, DLHK juga bersinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (DPUPR) dan Dinas Kesehatan. Hal ini dilakukan Dinas DLHK untuk menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

Sekarang, DLHK memiliki 32 Unit Pengolah Sampah (UPS) yang dapat dioptimalkan untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos maupun cair serta mengolah sampah plastik menjadi barang bernilal ekonomis. "UPS ini selain untuk mencegah adanya pembuang sampah liar juga intens melakukan monitoring dengan menurunkan Tim Buru Sergap (Buser) Kebersihan di beberapa lokasi. DLHK juga telah memiliki tim Jaga Gonda yang bertugas melakukan monitoring kebersihan, khusus di Jalan Margonda," sebut Etty Suryahati kepada Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy, Kamis (12/7).

Tegasnya, Tim Buser dan Tim Jaga Gonda rutin melakukan monitoring di lokasi yang rawan akan pembuang sampah liar. "Kami juga telah memberikan sanksi tegas terhadap mereka yang tertangkap basah membuang sampah dengan melakukan Tindak Pidana Ringan," ucapnya,

Untuk jangka panjang, kata Etty, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan Provinsi Jawa Barat agar pengoperasian TPA Nambo segera direalisasikan. Diharapkat dengan beroperasinya TPA Nambo, dapat mengurangi volume sampah sebesar 1200 ton yang setiap harinya masuk ke TPA Cipayung.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 20 April 2019 - 21:37 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) bersama Balai Prasarana Permu...
Sabtu, 20 April 2019 - 07:38 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pertanian terus memacu peningkatan produksi komoditas pertanian...
Senin, 15 April 2019 - 21:59 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Malang, Jawa Timur, Sutiaji mengungkapkan terkait banjir yang ter...
Sabtu, 13 April 2019 - 21:59 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 1.264 karung berisi limbah minyak, kembali dikumpulkan Dinas Lingkungan...
Rabu, 10 April 2019 - 20:37 WIB
Elshinta.com - Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) II, U Saefudin Noer mengajak HydroGen...
Rabu, 10 April 2019 - 07:21 WIB
Elshinta.com - Pulau Ambon merupakan pulau indah dengan kekayaan alam melimpah. Pantai Pin...
Selasa, 09 April 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Penemuan sampah plastik di pesisir pantai yang telah berusia 19 tahun laman...
Minggu, 07 April 2019 - 11:17 WIB
Elshinta.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta mengungkapkan wilayahnya sudah...
Jumat, 05 April 2019 - 07:56 WIB
Elshinta.com - Perhutanan Sosial di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang hingga Maret 2019 c...
Kamis, 04 April 2019 - 18:27 WIB
Elshinta.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berencana membangun rumah daur u...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)