Senin, 17 Desember 2018 | 15:45 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Kata pengamat LIPI soal figur Mahfud MD untuk dampingi Jokowi

Jumat, 13 Juli 2018 - 06:35 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Mahfud MD. Sumber foto: https://bit.ly/2uu02pk
Mahfud MD. Sumber foto: https://bit.ly/2uu02pk

Elshinta.com - Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lili Romli menilai penggunaan politik identitas berpotensi memecah belah masyarakat sehingga dirinya menyarankan Joko Widodo memilih calon wakil presiden yang dapat menangkal hal tersebut.

"Dengan kehadiran Mahfud MD, Jokowi bisa merangkul kalangan Islam dan meminimalisir serangan politik identitas," kata Lili dalam keterangannya di Jakarta.

Dia mengatakan, saran tersebut diberikan karena Jokowi menjadi satu-satunya figur yang dukungannya memenuhi syarat sebagai calon presiden. Lili menilai sosok Mahfud MD memiliki basis dukungan yang cukup luas seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan dari semua golongan karena mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu merupakan tokoh Islam yang moderat. "Mahfud juga berpengalaman menjadi anggota DPR dan menteri, serta banyak membuahkan pemikiran untuk kemaslahatan umat," ujarnya.

Dikutip Antara, dia menilai semua figur yang bersaing pada Pilpres 2019 harus mencegah dan mengantisipasi kelompok tertentu yang menggunakan isu politik identitas untuk meraih kemenangan karena politik identitas berpotensi memecah belah umat. Menurut Lili, Jokowi dan partai koalisi dapat meraih dukungan dari kelompok Islam jika Mahfud dipinang jadi cawapres. "Yang paling berpotensi jadi cawapres Jokowi adalah Mahfud MD. Karena integritas Mahfud sudah terbukti, basis dukungannya besar," katanya.

Menurut dia, Mahfud memenuhi semua kriteria dan secara kemampuan lebih baik dibandingkan kandidat cawapres lainnya yang namanya sudah beredar luas di masyarakat. Selain itu dia menilai, pengalaman dan kemampuan Mahfud MD bisa melengkapi Jokowi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan menjalankan program pro kepentingan umat.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:24 WIB

Polri lebih aktif pantau pergerakan pengguna internet

Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:14 WIB

Tito: Polri harus beradaptasi dengan perkembangan zaman

Hankam | 17 Desember 2018 - 15:06 WIB

Polri kerahkan 84 ribu personel amankan Natal dan Tahun Baru

Aktual SDGs | 17 Desember 2018 - 14:57 WIB

Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai

Bencana Alam | 17 Desember 2018 - 14:45 WIB

Kementerian ESDM laporkan capaian tim siaga bencana Sulteng

Elshinta.com - Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lili Romli menilai penggunaan politik identitas berpotensi memecah belah masyarakat sehingga dirinya menyarankan Joko Widodo memilih calon wakil presiden yang dapat menangkal hal tersebut.

"Dengan kehadiran Mahfud MD, Jokowi bisa merangkul kalangan Islam dan meminimalisir serangan politik identitas," kata Lili dalam keterangannya di Jakarta.

Dia mengatakan, saran tersebut diberikan karena Jokowi menjadi satu-satunya figur yang dukungannya memenuhi syarat sebagai calon presiden. Lili menilai sosok Mahfud MD memiliki basis dukungan yang cukup luas seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan dari semua golongan karena mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu merupakan tokoh Islam yang moderat. "Mahfud juga berpengalaman menjadi anggota DPR dan menteri, serta banyak membuahkan pemikiran untuk kemaslahatan umat," ujarnya.

Dikutip Antara, dia menilai semua figur yang bersaing pada Pilpres 2019 harus mencegah dan mengantisipasi kelompok tertentu yang menggunakan isu politik identitas untuk meraih kemenangan karena politik identitas berpotensi memecah belah umat. Menurut Lili, Jokowi dan partai koalisi dapat meraih dukungan dari kelompok Islam jika Mahfud dipinang jadi cawapres. "Yang paling berpotensi jadi cawapres Jokowi adalah Mahfud MD. Karena integritas Mahfud sudah terbukti, basis dukungannya besar," katanya.

Menurut dia, Mahfud memenuhi semua kriteria dan secara kemampuan lebih baik dibandingkan kandidat cawapres lainnya yang namanya sudah beredar luas di masyarakat. Selain itu dia menilai, pengalaman dan kemampuan Mahfud MD bisa melengkapi Jokowi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan menjalankan program pro kepentingan umat.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Senin, 17 Desember 2018 - 14:13 WIB

DPC Hanura Jember targetkan raih enam kursi

Senin, 17 Desember 2018 - 08:55 WIB

KPU imbau kotak suara Pemilu tidak dipersoalkan

Minggu, 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Minggu, 16 Desember 2018 - 14:49 WIB

Pileg 2019, Hanura Jember target meraih 6 kursi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com