Senin, 24 September 2018 | 02:11 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Sepakbola / Event

Indra Sjafri: Timnas U19 telah berjuang maksimal

Jumat, 13 Juli 2018 - 06:44 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Pesepak bola Indonesia U19, Egy Maulana Vikri melakukan tendangan pinalti ketika melawan Malaysia pada semi final Piala AFF U19, Kamis (12/7). Sumber foto: https://bit.ly/2KSCC7N
Pesepak bola Indonesia U19, Egy Maulana Vikri melakukan tendangan pinalti ketika melawan Malaysia pada semi final Piala AFF U19, Kamis (12/7). Sumber foto: https://bit.ly/2KSCC7N

Elshinta.com - Tim Nasional U19 Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia melalui drama adu penalti 2-3 (1-1), dalam laga semi final Piala AFF U-19 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (13/7) malam.

Babak adu penalti terpaksa dilakukan karena saat waktu normal 2x45 menit kedua tim bermain imbang 1-1. Egy Maulana Vikri membawa Timnas U-19 memimpin pada menit ke-2. Sedangkan Malaysia menyamakan kedudukan lewat Syaiful Alias di menit ke-14.

Pada adu penalti, eksekutor Timnas U-19 yang berhasil menjalankan tugas adalah Muhammad Luthfi dan Todd Ferre. Sementara tendangan Witan Sulaeman dan Hanis Saghara ditepis kiper Malaysia Muhammad Azri, serta tendangan Firza Andika melambung.

Untuk algojo Malaysia, meski Zafuan Azeman gagal mencetak gol, Malaysia tetap unggul karena tendangan Shivan Pilay, Nabil Hakim, dan Nik Akif Syahkan masuk ke gawang M Riyandi.

Usai laga, pelatih Timnas U19 Indonesia, Indra Sjafri tetap mengapresiasi permainan anak-anak asuhnya. Ia mengaku skuatnya telah berjuang maksimal sepanjang pertandingan.

"Saya jelas sangat berterima kasih kepada pemain, itu yang pertama. Kedua, menyoal permainan, kami sebenarnya mendapat angin segar ketika mampu unggul karena gol cepat," kata Indra, seperti diinformasikan melalui laman resmi PSSI

"Sayangnya, apa yang kami wanti-wanti dan persiapkan untuk antisipasi bola-bola mati dari Malaysia yang beberapa kali cukup bisa membuat kami kedodoran. Jadi, gol kecolongan dari Malaysia tadi sudah kami antisipasi di sesi latihan maupun pertandingan. Kami (pelatih) juga sudah peringatkan kepada pemain, tetapi mereka bisa juga mencetak gol dari situasi itu. Pada babak kedua sebenarnya kami menguasai gim, beberapa peluang kami dapatkan dan memang tidak bisa menjadi gol," tambah pelatih berusia 55 tahun ini.

Sementara pemain belakang Timnas U19, Asnawi Mangkualam Bahar mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia apalagi yang menonton langsung ke stadion.

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan berupaya menampilkan yang terbaik. Situasi ini juga semua karena izin Tuhan, kami tidak bisa ke final," kata Asnawi.

Timnas U-19 selanjutnya menghadapi Thailand pada perebutan tempat ketiga di tempat sama, pada Sabtu (14/7) sore pukul 15.30 WIB. Sedangkan Malaysia memperebutkan gelar juara melawan Myanmar pukul 19.00 WIB. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 23 September 2018 - 21:52 WIB

Polres Bojonegoro amankan pemilik sabu di SPBU

Arestasi | 23 September 2018 - 21:27 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus pemulung pemerkosa IRT

Kesehatan | 23 September 2018 - 21:15 WIB

Ini manfaat lari maraton untuk kesehatan

Aktual Dalam Negeri | 23 September 2018 - 20:38 WIB

Dishub tetapkan tarif Damri Sukabumi-Soetta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com