Senin, 17 Desember 2018 | 15:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pileg 2019

KPU akan coret bacaleg mantan napi korupsi

Jumat, 13 Juli 2018 - 07:22 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Sumber foto: https://bit.ly/2LaDnVP
Sumber foto: https://bit.ly/2LaDnVP

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, akan mencoret bakal calon anggota legislatif yang pernah terlibat kasus korupsi.

"Kita sudah mengimbau agar parpol yang ada di Rejang Lebong agar tidak memasukan bacaleg mantan napi korupsi, bandar narkoba maupun pelaku kejahatan seksual anak, jika ada Parpol yang mengajukannya maka akan kita coret," kata Ketua KPU Rejang Lebong Restu S Wibowo di Rejang Lebong.

Larangan mantan napi korupsi, bandar narkoba dan pelaku kejahatan anak ikut mencalonkan diri dalam Pemilu Legislatif 2019 tersebut sudah diatur dalam PKPU Nomor 20/2018. Jika masih ada yang memaksakan diri masuk, maka pihaknya akan mengekskusinya untuk dicoret. "Jika nanti ada parpol yang tetap mendaftarkan bacaleg mantan napi tidak kejahatan tadi, pada tahapan perbaikan kami minta mereka diganti, jika tidak diganti maka akan kami coret sebelum ditetapkan menjadi DCT," ujarnya.

Sedangkan untuk bacaleg yang pernah terlibat dalam tindak pidana umum lainnya tambah dia, diperbolehkan menjadi calon dengan syarat membuat pengumuman ke publik melalui media massa dan sejumlah persyaratan lainnya. Sementara itu, pendaftaran bacaleg di KPU Rejang Lebong dari masing-masing parpol yang ada di daerah itu hingga hari kesembilan masa pendaftaran belum ada yang mendaftarkan diri ke KPU setempat.

Sejauh ini dia belum mengetahui penyebab belum adanya parpol yang mengajukan daftar bacaleg masing-masing, pada hal masa pendaftaran tinggal lima hari lagi yakni sampai 17 Juli mendatang. "Kami menunggu parpol yang akan mengajukan bacaleg masing-masing mulai dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB dan untuk hari terakhir akan kami tunggu sampai pukul 24.00 WIB," ujarnya, seperti dilansir dari Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:24 WIB

Polri lebih aktif pantau pergerakan pengguna internet

Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:14 WIB

Tito: Polri harus beradaptasi dengan perkembangan zaman

Hankam | 17 Desember 2018 - 15:06 WIB

Polri kerahkan 84 ribu personel amankan Natal dan Tahun Baru

Aktual SDGs | 17 Desember 2018 - 14:57 WIB

Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai

Bencana Alam | 17 Desember 2018 - 14:45 WIB

Kementerian ESDM laporkan capaian tim siaga bencana Sulteng

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, akan mencoret bakal calon anggota legislatif yang pernah terlibat kasus korupsi.

"Kita sudah mengimbau agar parpol yang ada di Rejang Lebong agar tidak memasukan bacaleg mantan napi korupsi, bandar narkoba maupun pelaku kejahatan seksual anak, jika ada Parpol yang mengajukannya maka akan kita coret," kata Ketua KPU Rejang Lebong Restu S Wibowo di Rejang Lebong.

Larangan mantan napi korupsi, bandar narkoba dan pelaku kejahatan anak ikut mencalonkan diri dalam Pemilu Legislatif 2019 tersebut sudah diatur dalam PKPU Nomor 20/2018. Jika masih ada yang memaksakan diri masuk, maka pihaknya akan mengekskusinya untuk dicoret. "Jika nanti ada parpol yang tetap mendaftarkan bacaleg mantan napi tidak kejahatan tadi, pada tahapan perbaikan kami minta mereka diganti, jika tidak diganti maka akan kami coret sebelum ditetapkan menjadi DCT," ujarnya.

Sedangkan untuk bacaleg yang pernah terlibat dalam tindak pidana umum lainnya tambah dia, diperbolehkan menjadi calon dengan syarat membuat pengumuman ke publik melalui media massa dan sejumlah persyaratan lainnya. Sementara itu, pendaftaran bacaleg di KPU Rejang Lebong dari masing-masing parpol yang ada di daerah itu hingga hari kesembilan masa pendaftaran belum ada yang mendaftarkan diri ke KPU setempat.

Sejauh ini dia belum mengetahui penyebab belum adanya parpol yang mengajukan daftar bacaleg masing-masing, pada hal masa pendaftaran tinggal lima hari lagi yakni sampai 17 Juli mendatang. "Kami menunggu parpol yang akan mengajukan bacaleg masing-masing mulai dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB dan untuk hari terakhir akan kami tunggu sampai pukul 24.00 WIB," ujarnya, seperti dilansir dari Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Senin, 17 Desember 2018 - 14:13 WIB

DPC Hanura Jember targetkan raih enam kursi

Senin, 17 Desember 2018 - 08:55 WIB

KPU imbau kotak suara Pemilu tidak dipersoalkan

Minggu, 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Minggu, 16 Desember 2018 - 14:49 WIB

Pileg 2019, Hanura Jember target meraih 6 kursi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com