Jumat, 16 November 2018 | 15:34 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pileg 2019

KPU akan coret bacaleg mantan napi korupsi

Jumat, 13 Juli 2018 - 07:22 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Sumber foto: https://bit.ly/2LaDnVP
Sumber foto: https://bit.ly/2LaDnVP

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, akan mencoret bakal calon anggota legislatif yang pernah terlibat kasus korupsi.

"Kita sudah mengimbau agar parpol yang ada di Rejang Lebong agar tidak memasukan bacaleg mantan napi korupsi, bandar narkoba maupun pelaku kejahatan seksual anak, jika ada Parpol yang mengajukannya maka akan kita coret," kata Ketua KPU Rejang Lebong Restu S Wibowo di Rejang Lebong.

Larangan mantan napi korupsi, bandar narkoba dan pelaku kejahatan anak ikut mencalonkan diri dalam Pemilu Legislatif 2019 tersebut sudah diatur dalam PKPU Nomor 20/2018. Jika masih ada yang memaksakan diri masuk, maka pihaknya akan mengekskusinya untuk dicoret. "Jika nanti ada parpol yang tetap mendaftarkan bacaleg mantan napi tidak kejahatan tadi, pada tahapan perbaikan kami minta mereka diganti, jika tidak diganti maka akan kami coret sebelum ditetapkan menjadi DCT," ujarnya.

Sedangkan untuk bacaleg yang pernah terlibat dalam tindak pidana umum lainnya tambah dia, diperbolehkan menjadi calon dengan syarat membuat pengumuman ke publik melalui media massa dan sejumlah persyaratan lainnya. Sementara itu, pendaftaran bacaleg di KPU Rejang Lebong dari masing-masing parpol yang ada di daerah itu hingga hari kesembilan masa pendaftaran belum ada yang mendaftarkan diri ke KPU setempat.

Sejauh ini dia belum mengetahui penyebab belum adanya parpol yang mengajukan daftar bacaleg masing-masing, pada hal masa pendaftaran tinggal lima hari lagi yakni sampai 17 Juli mendatang. "Kami menunggu parpol yang akan mengajukan bacaleg masing-masing mulai dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB dan untuk hari terakhir akan kami tunggu sampai pukul 24.00 WIB," ujarnya, seperti dilansir dari Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 15:15 WIB

Komnas HAM beri masukan ke Presiden soal KSAD baru

Lingkungan | 16 November 2018 - 15:06 WIB

Banyak program restorasi gambut gagal, ini penyebabnya

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 14:55 WIB

Presiden yakin tujuh mimpi anak bangsa di Kapsul Waktu bisa terwujud, jika...

Aktual Olahraga | 16 November 2018 - 14:47 WIB

Kasdam I/BB berangkatkan 32 atlet Yong Moo Do ke Bali

Musibah | 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, akan mencoret bakal calon anggota legislatif yang pernah terlibat kasus korupsi.

"Kita sudah mengimbau agar parpol yang ada di Rejang Lebong agar tidak memasukan bacaleg mantan napi korupsi, bandar narkoba maupun pelaku kejahatan seksual anak, jika ada Parpol yang mengajukannya maka akan kita coret," kata Ketua KPU Rejang Lebong Restu S Wibowo di Rejang Lebong.

Larangan mantan napi korupsi, bandar narkoba dan pelaku kejahatan anak ikut mencalonkan diri dalam Pemilu Legislatif 2019 tersebut sudah diatur dalam PKPU Nomor 20/2018. Jika masih ada yang memaksakan diri masuk, maka pihaknya akan mengekskusinya untuk dicoret. "Jika nanti ada parpol yang tetap mendaftarkan bacaleg mantan napi tidak kejahatan tadi, pada tahapan perbaikan kami minta mereka diganti, jika tidak diganti maka akan kami coret sebelum ditetapkan menjadi DCT," ujarnya.

Sedangkan untuk bacaleg yang pernah terlibat dalam tindak pidana umum lainnya tambah dia, diperbolehkan menjadi calon dengan syarat membuat pengumuman ke publik melalui media massa dan sejumlah persyaratan lainnya. Sementara itu, pendaftaran bacaleg di KPU Rejang Lebong dari masing-masing parpol yang ada di daerah itu hingga hari kesembilan masa pendaftaran belum ada yang mendaftarkan diri ke KPU setempat.

Sejauh ini dia belum mengetahui penyebab belum adanya parpol yang mengajukan daftar bacaleg masing-masing, pada hal masa pendaftaran tinggal lima hari lagi yakni sampai 17 Juli mendatang. "Kami menunggu parpol yang akan mengajukan bacaleg masing-masing mulai dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB dan untuk hari terakhir akan kami tunggu sampai pukul 24.00 WIB," ujarnya, seperti dilansir dari Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 07:36 WIB

Polda Papua Barat intensifkan koordinasi jelang Pemilu

Jumat, 16 November 2018 - 07:28 WIB

PMII ajak warga jaga kondusivitas daerah

Jumat, 16 November 2018 - 06:25 WIB

KPU Pekalongan masih butuh 4.270 kotak suara

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com