Warga perbatasan lebih memilih elpiji Malaysia
Jumat, 13 Juli 2018 - 08:24 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2zAOVAv

Elshinta.com - Warga perbatasan Indonesia - Malaysia yang berada di wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat lebih memilih elpiji dari negara tetangga dengan beberapa pertimbangan.

"Elpiji Malaysia lebih murah dan isinya sesuai, tidak seperti elpiji kita Indonesia, isinya biasa jauh berkurang," kata warga perbatasan di Kecamatan Badau, Kapuas Hulu, Yohanes kepada Antara, Jumat (13/7).

Menurut Yohanes, harga elpiji Malaysia ukuran 15,5 kg dan 16,5 kg hanya Rp150 ribu - Rp170 ribu/tabung. Untuk elpiji Indonesia Rp180 ribu - Rp200 ribu/tabung, sedangkan elpiji 3 kg tukar tabung gas Rp35 ribu/tabung. Dikatakan dia, elpiji non subsidi ukuran 5 kg nyaris tidak ada di Badau, karena memang kebanyakan masyarakat menggunakan gas Malaysia dan gas elpiji yang 3 kg. "Gas 3 kg memang ada juga digunakan, namun rata - rata masyarakat menggunakan gas Malaysia," jelas Yohanes.

Ia juga menyampaikan ketika ada bazar murah khusus elpiji Indonesia di Badau yang diselenggarakan pemerintah daerah justru tidak diminati masyarakat. Tidak hanya di Badau, bahkan di Putussibau, Ibu Kota Kapuas Hulu masih banyak juga masyarakat memesan elpiji dari Malaysia.

Salah satunya, warga Putussibau, Sudirman (45) mengatakan dirinya lebih memilih elpiji Malaysia karena memang pas ukuran tidak berkurang. "Terkadang kami kecewa meskipun tabung gas masih tersegel namun isinya tidak sesuai justru jauh berkurang, bahkan harganya jauh lebih mahal di banding elpiji Malaysia,"tutur Sudirman, dikutip Antara.

Menyikapi persoalan tersebut, Dinas Perdagangan Kapuas Hulu belum bisa di konfirmasi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 21:33 WIB
Elshinta.com - PT Pertamina EP Cepu Operator proyek strategis nasional Lapangan Unitisasi ...
Kamis, 25 April 2019 - 17:37 WIB
Elshinta.com - Menjelang bulan Ramadan 2019, satuan tugas (Satgas) pangan Polres Cianjur, ...
Kamis, 25 April 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, industri ot...
Kamis, 25 April 2019 - 16:03 WIB
Elshinta.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, produksi in...
Kamis, 25 April 2019 - 15:53 WIB
Elshinta.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan mempunyai pengalaman mena...
Kamis, 25 April 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com - Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi dan Menteri Bea Cukai China Ni Yue Feng,...
Kamis, 25 April 2019 - 11:04 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (...
Kamis, 25 April 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/4)...
Kamis, 25 April 2019 - 09:13 WIB
Elshinta.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik moderat pa...
Rabu, 24 April 2019 - 20:58 WIB
Elshinta.com - Anggota DPR RI Bambang Haryo merasa kecewa dengan adanya kenaikan tarif pes...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)