Senin, 19 November 2018 | 13:09 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Lingkungan

KLHK minta Freeport lebih perhatikan lingkungan

Jumat, 13 Juli 2018 - 11:17 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Penandatanganan nota pendahuluan perjanjian oleh Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium Budi Gunadi  dan Presiden Direktur Freeport McMoran, Richard Adkerson. Sumber foto: https://bit.ly/2mfeJc8
Penandatanganan nota pendahuluan perjanjian oleh Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium Budi Gunadi dan Presiden Direktur Freeport McMoran, Richard Adkerson. Sumber foto: https://bit.ly/2mfeJc8

Elshinta.com - Pascapenandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kementerian Keuangan, Kamis (12/7), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meningkatnya perusahaan lebih menjaga kualitas pengelolaan lingkungan.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa PTFI merupakan pengelola tambang terbesar di dunia sehingga , dirinya percaya perusahaan ini akan mampu menjaga keberlanjutan penanganan lingkungan terdampak.

Sebelumnya Holding Industri Pertambangan PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto telah melakukan penandatangan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipari Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51 persen dari semula 9,36 persen, dikutip dari laman Antara.

Lebih lanjut Siti mengatakan bahwa sejak September 2017, KLHK telah mengikuti perkembangan masalah penanganan lingkungan di PTFI, dan secara bersama-sama dengan pihak terkait telah mengambil langkah-langkah perbaikan dalam penanganan lingkungan.

"Jadi, kita akan mendorong terus PTFI apalagi sudah INALUM di dalamnya untuk pengembangan lingkungan yang lebih baik dan untuk keberlanjutannya," kata Siti.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 19 November 2018 - 13:07 WIB

Kapolri beri jurus hadapi tantangan polisi era modern di sidang interpol

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 12:55 WIB

DPRD dorong optimalisasi pelaksanaan regulasi Pilkades

Musibah | 19 November 2018 - 12:42 WIB

Regu penyelamat cari penumpang jatuh di laut

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 12:18 WIB

50 tandon air dibagikan DMI pada 50 masjid di Kota Malang

Elshinta.com - Pascapenandatanganan pokok-pokok Perjanjian Divestasi Saham PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kementerian Keuangan, Kamis (12/7), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meningkatnya perusahaan lebih menjaga kualitas pengelolaan lingkungan.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa PTFI merupakan pengelola tambang terbesar di dunia sehingga , dirinya percaya perusahaan ini akan mampu menjaga keberlanjutan penanganan lingkungan terdampak.

Sebelumnya Holding Industri Pertambangan PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto telah melakukan penandatangan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipari Rio Tinto di PTFI. Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51 persen dari semula 9,36 persen, dikutip dari laman Antara.

Lebih lanjut Siti mengatakan bahwa sejak September 2017, KLHK telah mengikuti perkembangan masalah penanganan lingkungan di PTFI, dan secara bersama-sama dengan pihak terkait telah mengambil langkah-langkah perbaikan dalam penanganan lingkungan.

"Jadi, kita akan mendorong terus PTFI apalagi sudah INALUM di dalamnya untuk pengembangan lingkungan yang lebih baik dan untuk keberlanjutannya," kata Siti.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com