Senin, 10 Desember 2018 | 19:00 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Kemenag: Calhaj berisiko tinggi digabungkan dalam satu kloter

Jumat, 13 Juli 2018 - 12:16 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2NdOrm3
Sumber foto: https://bit.ly/2NdOrm3

Elshinta.com - Kantor Kementrian Agama Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, melakukan pemetaan terhadap calon jamaah haji risiko tinggi untuk digabung menjadi satu kelompok terbang (kloter), agar memudahkan pendampingan.

"Jamaah haji terdata risiko tinggi, kami gabung pada kloter 4 atau kloter utuh jamaah haji Kota Mataram, untuk memudahkan pengawasan dan pendampingan dari keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air," kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram H Burhanul Islam di Mataram, Jumat (13/7).

Kloter utuh ini, sambungnya, berjumlah 455 orang dan 75 persennya merupakan jamaah resiko tinggi dengan usia rata-rata di atas 60 tahun.

"75 persen jamaah Kloter 4 yang masuk risiko tinggi ini, sebagian besar karena usia lanjut. Bukan berarti mereka mengidap penyakit berat," katanya.

Menyinggung tentang persiapan keberangkatan calon haji, Buhanul menyebutkan, proses persiapan keberangkatan calon haji hingga saat ini sudah hampir paripurna.

Berbagai kelengkapan, seperti koper, buku manasik, seragam dan tas jinjing dan lainnya sudah terbagai semua ke jamaah. "Jamaah juga sudah diingatkan agar tidak memasukkan barang-barang tajam, berbahanya dan cairan melebihi ketentuan ke dalam koper mereka," ujarnya, dikutip dari Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 10 Desember 2018 - 18:45 WIB

Jonan minta Pertamina temukan teknologi `fast charging` mobil listrik

Aktual IPTEK | 10 Desember 2018 - 18:38 WIB

Menteri ESDM resmikan stasiun pengisian listrik umum pertama

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 18:25 WIB

Puluhan aktivis Kudus unjuk rasa peringati Hari Anti Korupsi

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 18:13 WIB

Wapres sebut Bawaslu harus lebih pintar dari yang diawasi

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 17:55 WIB

Anies sesuaikan jadwal untuk konvoi Persija

Elshinta.com - Kantor Kementrian Agama Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, melakukan pemetaan terhadap calon jamaah haji risiko tinggi untuk digabung menjadi satu kelompok terbang (kloter), agar memudahkan pendampingan.

"Jamaah haji terdata risiko tinggi, kami gabung pada kloter 4 atau kloter utuh jamaah haji Kota Mataram, untuk memudahkan pengawasan dan pendampingan dari keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air," kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram H Burhanul Islam di Mataram, Jumat (13/7).

Kloter utuh ini, sambungnya, berjumlah 455 orang dan 75 persennya merupakan jamaah resiko tinggi dengan usia rata-rata di atas 60 tahun.

"75 persen jamaah Kloter 4 yang masuk risiko tinggi ini, sebagian besar karena usia lanjut. Bukan berarti mereka mengidap penyakit berat," katanya.

Menyinggung tentang persiapan keberangkatan calon haji, Buhanul menyebutkan, proses persiapan keberangkatan calon haji hingga saat ini sudah hampir paripurna.

Berbagai kelengkapan, seperti koper, buku manasik, seragam dan tas jinjing dan lainnya sudah terbagai semua ke jamaah. "Jamaah juga sudah diingatkan agar tidak memasukkan barang-barang tajam, berbahanya dan cairan melebihi ketentuan ke dalam koper mereka," ujarnya, dikutip dari Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com