Jumat, 16 November 2018 | 15:31 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Hutan Gunung Guntur terbakar, 5 hektar hangus

Jumat, 13 Juli 2018 - 11:34 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Dewi Rusiana
Sumber foto: https://bit.ly/2NMfQwn
Sumber foto: https://bit.ly/2NMfQwn

Elshinta.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Garut menyatakan kebakaran hutan yang terjadi di Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (11/7), telah menghanguskan lahan hutan seluas lima hektare di satu blok hutan ini.

"Kurang lebih lima hektare, satu blok saja," kata Kepala Seksi Wilayah V Garut BKSDA Purwantono melalui telepon seluler di Garut, Jumat (13/7).

Ia menuturkan, kebakaran hutan Gunung Guntur itu hanya menghanguskan areal hutan di Blok Naringgul, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut.

Kebakaran yang diketahui Rabu siang itu, kata dia, langsung ditangani dengan cepat oleh jajaran petugas BKSDA dan petugas lainnya hingga api dapat dipadamkan.

Petugas, kata dia, terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi api yang masih menyala di kawasan hutan Gunung Guntur.

"Kami temui ada bara api yang masih menyala pada kayu atau tunggak pinus, langsung kami padamkan dengan bantuan alat jetshooter," katanya lagi.

Dia menyampaikan, Gunung Guntur seringkali mengalami kebakaran pada musim kemarau, sehingga petugas gabungan melakukan patroli dan meningkatkan pengawasan, dikutip dari laman Antara.

"Kami tetap melakukan monitoring usai kebakaran hutan dan patroli di lokasi kejadian," katanya pula.

Ia mengimbau, masyarakat maupun pendaki gunung untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi hutan agar tidak terbakar.

Menurutnya lagi, BKSDA juga sementara masih menyelidiki lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran hutan di kawasan Gunung Guntur itu.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 15:15 WIB

Komnas HAM beri masukan ke Presiden soal KSAD baru

Lingkungan | 16 November 2018 - 15:06 WIB

Banyak program restorasi gambut gagal, ini penyebabnya

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 14:55 WIB

Presiden yakin tujuh mimpi anak bangsa di Kapsul Waktu bisa terwujud, jika...

Aktual Olahraga | 16 November 2018 - 14:47 WIB

Kasdam I/BB berangkatkan 32 atlet Yong Moo Do ke Bali

Musibah | 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Elshinta.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Garut menyatakan kebakaran hutan yang terjadi di Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (11/7), telah menghanguskan lahan hutan seluas lima hektare di satu blok hutan ini.

"Kurang lebih lima hektare, satu blok saja," kata Kepala Seksi Wilayah V Garut BKSDA Purwantono melalui telepon seluler di Garut, Jumat (13/7).

Ia menuturkan, kebakaran hutan Gunung Guntur itu hanya menghanguskan areal hutan di Blok Naringgul, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut.

Kebakaran yang diketahui Rabu siang itu, kata dia, langsung ditangani dengan cepat oleh jajaran petugas BKSDA dan petugas lainnya hingga api dapat dipadamkan.

Petugas, kata dia, terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi api yang masih menyala di kawasan hutan Gunung Guntur.

"Kami temui ada bara api yang masih menyala pada kayu atau tunggak pinus, langsung kami padamkan dengan bantuan alat jetshooter," katanya lagi.

Dia menyampaikan, Gunung Guntur seringkali mengalami kebakaran pada musim kemarau, sehingga petugas gabungan melakukan patroli dan meningkatkan pengawasan, dikutip dari laman Antara.

"Kami tetap melakukan monitoring usai kebakaran hutan dan patroli di lokasi kejadian," katanya pula.

Ia mengimbau, masyarakat maupun pendaki gunung untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi hutan agar tidak terbakar.

Menurutnya lagi, BKSDA juga sementara masih menyelidiki lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran hutan di kawasan Gunung Guntur itu.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Jumat, 16 November 2018 - 11:56 WIB

Polisi: HS membunuh seorang diri dengan linggis

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com