Jumat, 21 September 2018 | 21:52 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Nelayan Sangihe diminta waspada gelombang tinggi

Jumat, 13 Juli 2018 - 12:26 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2N9wOUi
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2N9wOUi

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara meminta nelayan setempat tetap waspada terhadap gelombang tinggi saat melaut.

"Kami minta semua masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan untuk tetap waspada saat beraktivitas di laut," kata Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe Rivo Pudihang di Tahuna, Jumat (13/7).

Ia menjelaskan kewaspadaan nelayan saat melaut sebagai hal penting sebab gelombang di perairan daerah tersebut hingga saat ini masih tinggi tinggi. "Gelombang di perairan Sangihe saat ini masih tinggi sehingga nelayan kalau melaut harus waspada," kata dia.

Kondisi laut dengan gelombang tinggi masih terjadi di wilayah perairan Kepulauan Sangihe sejak Kamis (12/7). Hal itu juga mengakibatkan kawasan parkir di Pelabuhan Tahuna terendam. "Tadi subuh, sebagian kawasan parkir di Pelabuhan Tahuna terendam air laut akibat gelombang," kata dia.

Selain itu, katanya, jalan pantai di Kota Tahuna juga sempat terendam air laut. Ia mengatakan sebagian besar masyarakat di daerah kepulauan setempat bekerja sebagai nelayan. Sekalipun nelayan Sangihe sudah terbiasa dengan kondisi laut dengan gelombang tinggi, pemerintah kabupaten setempat tetap meminta agar mereka tidak memaksakan diri untuk melaut apabila situasi belum memungkinkan. "Pemerintah tetap mengingatkan agar nelayan tidak memaksakan diri untuk ke laut apabila gelombang laut masih tinggi," kata dia, seperti dilansir dari Antara.

Selain nelayan, kata dia, masyarakat yang bermukim di pinggir pantai juga perlu waspada terhadap gelombang pasang yang setiap saat mengancam pemukiman penduduk. "Kami minta masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir pantai untuk tetap waspada terhadap gelombang pasang," kata dia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 September 2018 - 21:33 WIB

Polisi amankan 12 pelaku curanmor di Bojonegoro

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:25 WIB

Tolak kekerasan di Bengkulu, HMI geruduk DPRD Malang

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:01 WIB

Jokowi-Ma`ruf nomor 1, Prabowo-Sandi nomor 2

Kriminalitas | 21 September 2018 - 20:57 WIB

Coba rebut senpi petugas, satu dari tujuh pelaku pencurian dilumpuhkan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com