Sabtu, 21 Juli 2018 | 07:19 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Dalam Negeri / Megapolitan

KPK panggil mantan sekpri mantan Gubernur Banten

Jumat, 13 Juli 2018 - 14:57 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Doddy Handoko/Elshinta.com
Sumber foto: Doddy Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - Kabiro Humas KPK Febri Diansyah  mengatakan, KPK memanggil mantan sekretaris pribadi mantan Gubernur Banten,  Ratu Atut Chosiyah,  Alinda Agustine Quintasari. Ia diperiksa sebagai saksi kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) Tubagus Chaeri Wardana (Wawan), adik Ratu Atut Chosiyah.

"Alinda Agustine Quintasari akan diminta keterangannya sebagai saksi untuk tersangka TCW (Tubagus Chaeri Wardana) dalam kasus TPPU," ujarnya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/7), seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com Doddy Handoko.

Diketahui, KPK  meneliti sekitar 1.200 kontrak paket pekerjaan dari 300 perusahaan yang diduga digunakan Wawan. Paket kontrak sebanyak 1.200 itu dilakukan dari kurun 2002 hingga 2013. 

Sebagian besar proyek itu adalah proyek di Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 Juli 2018 - 07:12 WIB

Daker Makkah siap sambut jamaah Indonesia

Aktual Olahraga | 21 Juli 2018 - 06:49 WIB

Peter Sagan juara etape ke-13 Tour de France

Aktual Dalam Negeri | 21 Juli 2018 - 06:38 WIB

Ketua DPR: Cegah rencana penjualan aset Pertamina

Musibah | 21 Juli 2018 - 06:26 WIB

Damkar Jakarta Utara evakuasi korban keracunan gas

Aktual Sepakbola | 21 Juli 2018 - 06:15 WIB

Mane ganti nomor punggung 10 di Liverpool

Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com