Senin, 19 November 2018 | 11:01 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Kemenkes mobilisasi petugas ikuti rombongan jemaah haji

Jumat, 13 Juli 2018 - 16:01 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Neu1ZN
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Neu1ZN

Elshinta.com - Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan memobilisasi petugas kesehatan haji untuk mengikuti rombongan jamaah calon haji Indonesia dengan intensitas tinggi di sejumlah tempat.

"Strateginya kami lakukan mobilisasi petugas, tim gerak cepat, dengan mengikuti perjalanan haji," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusup Singka di Jakarta, Jumat (13/7), sebagaimana dikutip Antara.

Dia mengatakan tim gerak cepat dengan sigap akan mencari dan mengikuti jamaah calon haji Indonesia yang sedang ramai di suatu tempat. "Kami maksimalkan tim mobile mengunjungi jamaah haji yang sedang ramai di suatu titik," ungkapnya.

Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) menyiapkan 1.521 personel terdiri dari 507 dokter dan 1.014 perawat yang menyertai jamaah calon haji di tiap kelompok terbang (kloter).

Sementara tenaga kesehatan dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan menyiapkan 300 personel yang terdiri dari 36 dokter spesialis, 63 dokter umum, dan 201 tenaga kesehatan lain yang bertugas di Klinik Kesehatan Haji Indonesia, sektor dan tempat umum, juga di wilayah Arafah, Muzdalifah, Mina. Selain itu disiapkan juga 280 personil tenaga pendukung kesehatan.

Pemerintah juga membagi pelayanan haji di bandara, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah, dan KKHI Madinah. Pelayanan di KKHI Mekah menyediakan 270 tempat tidur jamaah sakit dengan kapasitas maksimal 350 orang. KKHI Madinah menyediakan 60 tempat tidur untuk yang sakit dengan kapasitas maksimal menampung 80 orang. Pada KKHI tersebut tersedia unit gawat darurat, rawat inap dan jalan, apotek, poliklinik, hingga laboratorium. Selain itu juga disediakan 25 ambulans untuk keperluan gawat darurat.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:58 WIB

Presiden Jokowi resmikan pembangunan tower Universitas Muhammadiyah Lamongan

Musibah | 19 November 2018 - 10:45 WIB

Perbaikan longsor di Jalan Kramat Tiu rampung diperbaiki

Kriminalitas | 19 November 2018 - 10:35 WIB

Polisi tangkap dalang bentrok di diskotek Bandara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:24 WIB

PMI DIY siagakan relawan jelang libur panjang

Ekonomi | 19 November 2018 - 10:15 WIB

Senin pagi, kurs rupiah melemah ke posisi Rp14.600

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:02 WIB

Dishub Bogor hentikan sementara operasi angkot modern

Elshinta.com - Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan memobilisasi petugas kesehatan haji untuk mengikuti rombongan jamaah calon haji Indonesia dengan intensitas tinggi di sejumlah tempat.

"Strateginya kami lakukan mobilisasi petugas, tim gerak cepat, dengan mengikuti perjalanan haji," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusup Singka di Jakarta, Jumat (13/7), sebagaimana dikutip Antara.

Dia mengatakan tim gerak cepat dengan sigap akan mencari dan mengikuti jamaah calon haji Indonesia yang sedang ramai di suatu tempat. "Kami maksimalkan tim mobile mengunjungi jamaah haji yang sedang ramai di suatu titik," ungkapnya.

Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) menyiapkan 1.521 personel terdiri dari 507 dokter dan 1.014 perawat yang menyertai jamaah calon haji di tiap kelompok terbang (kloter).

Sementara tenaga kesehatan dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan menyiapkan 300 personel yang terdiri dari 36 dokter spesialis, 63 dokter umum, dan 201 tenaga kesehatan lain yang bertugas di Klinik Kesehatan Haji Indonesia, sektor dan tempat umum, juga di wilayah Arafah, Muzdalifah, Mina. Selain itu disiapkan juga 280 personil tenaga pendukung kesehatan.

Pemerintah juga membagi pelayanan haji di bandara, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah, dan KKHI Madinah. Pelayanan di KKHI Mekah menyediakan 270 tempat tidur jamaah sakit dengan kapasitas maksimal 350 orang. KKHI Madinah menyediakan 60 tempat tidur untuk yang sakit dengan kapasitas maksimal menampung 80 orang. Pada KKHI tersebut tersedia unit gawat darurat, rawat inap dan jalan, apotek, poliklinik, hingga laboratorium. Selain itu juga disediakan 25 ambulans untuk keperluan gawat darurat.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com