Selasa, 11 Desember 2018 | 17:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

BIG tindaklanjuti wacana pemindahan ibu kota Indonesia di Kalteng

Jumat, 13 Juli 2018 - 18:41 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Monumen Nasional (Monas). Sumber foto: https://bit.ly/2L6dwSo
Monumen Nasional (Monas). Sumber foto: https://bit.ly/2L6dwSo

Elshinta.com - Badan Informasi Geospasial, dari Juli hingga Desember 2018 akan melakukan pemetaan lahan di Provinsi Kalimantan Tengah, menindaklanjuti wacana perpindahan ibu kota Negara Indonesia ke daerah ini.

"Pemetaan ini diketahui setelah BIG melapor dan meminta data lahan mana saja yang dipersiapkan untuk lokasi ibu kota Negara Indonesia," kata Pejabat Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri di Palangka Raya, Jumat (13/7), sebagaimana dilansir Antara.

Hasil dari pemetaan tersebut akan menjadi prioritas pembangunan nasional di Provinsi Kalteng. BIG melakukan pemetaan memang diminta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Fahrizal menyebutkan, adanya pemetaan tersebut membuktikan bahwa Pemerintah Pusat telah mempersiapkan berbagai langkah terkait wacana perpindahan ibu kota Indonesia. Bahkan, menurut dia, Pemerintah Pusat sebenarnya telah mempersiapkan tiga alternatif yang menjadi lokasi perpindahan ibu kota Indonesia. Ketiga alternatif itu yakni, Palangka Raya dan sekitarnya Provinsi Kalteng, Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Panajam dan sekitarnya Provinsi Kalimantan Timur.

"Untuk mengkaji memilih tiga lokasi yang jadi alternatif ini, Pemerintah Pusat melibatkan Bank Dunia, alasannya karena menganggap lembaga itu independen dan objektif dalam mengambil keputusan," ungkapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 17:08 WIB

Oknum Rutan Cipinang bantu pelarian napi diminta dihukum berat

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 16:54 WIB

Pemerintah apresiasi pemda siapkan data untuk kebijakan satu peta

Hukum | 11 Desember 2018 - 16:45 WIB

KPK panggil tiga saksi kasus DPRD Kalteng

Pembangunan | 11 Desember 2018 - 16:36 WIB

Presiden sebut proyek infrastruktur antre untuk diresmikan

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 16:25 WIB

Polisi telusuri pemegang KTP-el terakhir

Startup | 11 Desember 2018 - 16:06 WIB

Manfaat kompetisi bagi perkembangan startup

Elshinta.com - Badan Informasi Geospasial, dari Juli hingga Desember 2018 akan melakukan pemetaan lahan di Provinsi Kalimantan Tengah, menindaklanjuti wacana perpindahan ibu kota Negara Indonesia ke daerah ini.

"Pemetaan ini diketahui setelah BIG melapor dan meminta data lahan mana saja yang dipersiapkan untuk lokasi ibu kota Negara Indonesia," kata Pejabat Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri di Palangka Raya, Jumat (13/7), sebagaimana dilansir Antara.

Hasil dari pemetaan tersebut akan menjadi prioritas pembangunan nasional di Provinsi Kalteng. BIG melakukan pemetaan memang diminta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Fahrizal menyebutkan, adanya pemetaan tersebut membuktikan bahwa Pemerintah Pusat telah mempersiapkan berbagai langkah terkait wacana perpindahan ibu kota Indonesia. Bahkan, menurut dia, Pemerintah Pusat sebenarnya telah mempersiapkan tiga alternatif yang menjadi lokasi perpindahan ibu kota Indonesia. Ketiga alternatif itu yakni, Palangka Raya dan sekitarnya Provinsi Kalteng, Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Panajam dan sekitarnya Provinsi Kalimantan Timur.

"Untuk mengkaji memilih tiga lokasi yang jadi alternatif ini, Pemerintah Pusat melibatkan Bank Dunia, alasannya karena menganggap lembaga itu independen dan objektif dalam mengambil keputusan," ungkapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 16:45 WIB

KPK panggil tiga saksi kasus DPRD Kalteng

Selasa, 11 Desember 2018 - 16:25 WIB

Polisi telusuri pemegang KTP-el terakhir

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com