Selasa, 11 Desember 2018 | 17:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Dishub Medan tambah rambu lalu lintas di kawasan rawan kemacetan

Jumat, 13 Juli 2018 - 19:28 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Renward Parapat dan Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Medan AKP Neneng. Foto: Amsal/Elshinta.com
Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Renward Parapat dan Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Medan AKP Neneng. Foto: Amsal/Elshinta.com

Elshinta.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menambah pemasangan rambu-rambu lalu lintas terutama dikawasan jalan yang rawan kemacatan untuk mengurai arus seperti di kawasan perkantoran, pasar tradisional, pusat perbelanjaan, sekolah maupun pertokoan.

Tujuan diperbanyaknya pemasangan rambu-rambu lalu lintas ialah untuk mengingatkan para pengemudi dalam mengemudikan kendaraannya maupun saat memarkirkan sehingga tidak menyebabkan kemacatan.

"Selain memasang rambu, langkah selanjutnya pihak Dinas Perhubungan Medan memberikan imbauan dan menegur pengemudi yang tak mengindahkan aturan serta terakhir dengan penindakan baik itu ban dikempeskan dan tilang," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Renward Parapat didampingi Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Medan AKP Neneng, Jumat (13/7).

Renward juga mengajak sadar ber-lalu lintas bagi seluruh pengemudi kenderaan khusus yang berada di Kota Medan. "Ingat kedatangan anda (pengemudi) selalu ditunggu di rumah dengan selamat. Inilah yang selalu diingatkan bagi para pengemudi agar lebih berhati-hati dalam berkendaraan," ucapnya.

Selain itu juga pihaknya bersama Satlantas Polrestabes Medan, Denpom 1/5 dan Satpol PP Medan, juga melakukan razia untuk memeriksa kelengkapan kendaraan yang dilakukan secara berkala di Kota Medan. Ia berharap pelanggaran bisa berkurang dan pengemudi bisa semakin displin dalam berlalulintas, demikian laporan Kontributor Elshinta Amsal.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 17:08 WIB

Oknum Rutan Cipinang bantu pelarian napi diminta dihukum berat

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 16:54 WIB

Pemerintah apresiasi pemda siapkan data untuk kebijakan satu peta

Hukum | 11 Desember 2018 - 16:45 WIB

KPK panggil tiga saksi kasus DPRD Kalteng

Pembangunan | 11 Desember 2018 - 16:36 WIB

Presiden sebut proyek infrastruktur antre untuk diresmikan

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 16:25 WIB

Polisi telusuri pemegang KTP-el terakhir

Startup | 11 Desember 2018 - 16:06 WIB

Manfaat kompetisi bagi perkembangan startup

Elshinta.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menambah pemasangan rambu-rambu lalu lintas terutama dikawasan jalan yang rawan kemacatan untuk mengurai arus seperti di kawasan perkantoran, pasar tradisional, pusat perbelanjaan, sekolah maupun pertokoan.

Tujuan diperbanyaknya pemasangan rambu-rambu lalu lintas ialah untuk mengingatkan para pengemudi dalam mengemudikan kendaraannya maupun saat memarkirkan sehingga tidak menyebabkan kemacatan.

"Selain memasang rambu, langkah selanjutnya pihak Dinas Perhubungan Medan memberikan imbauan dan menegur pengemudi yang tak mengindahkan aturan serta terakhir dengan penindakan baik itu ban dikempeskan dan tilang," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Renward Parapat didampingi Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Medan AKP Neneng, Jumat (13/7).

Renward juga mengajak sadar ber-lalu lintas bagi seluruh pengemudi kenderaan khusus yang berada di Kota Medan. "Ingat kedatangan anda (pengemudi) selalu ditunggu di rumah dengan selamat. Inilah yang selalu diingatkan bagi para pengemudi agar lebih berhati-hati dalam berkendaraan," ucapnya.

Selain itu juga pihaknya bersama Satlantas Polrestabes Medan, Denpom 1/5 dan Satpol PP Medan, juga melakukan razia untuk memeriksa kelengkapan kendaraan yang dilakukan secara berkala di Kota Medan. Ia berharap pelanggaran bisa berkurang dan pengemudi bisa semakin displin dalam berlalulintas, demikian laporan Kontributor Elshinta Amsal.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 16:45 WIB

KPK panggil tiga saksi kasus DPRD Kalteng

Selasa, 11 Desember 2018 - 16:25 WIB

Polisi telusuri pemegang KTP-el terakhir

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com