Wasekjen PKB: KH Said Aqil layak cawapres Jokowi
Jumat, 13 Juli 2018 - 23:09 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ketum PBNU. Foto: Redaksi/Elshinta.

Elshinta.com - 

Nama Said Aqil Siraj masuk dalam bursa survei calon wakil presiden 2019. Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) tersebut juga masuk nominasi cawapres Joko Widodo. 

Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Reza mengatakan bila nantinya Jokowi meminang Said Aqil, PKB sebagai parpol berbasis Islam NU akan mengajaknya bicara dengan Ketua Umum Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. 

"Tentu akan dibicarakan berdua langsung antara Cak Imin dan Kyai Said," katanya dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Jumat (13/7).

Menurut Faisol, Said Aqil juga merupakan sosok yang pas menjaga NU. "Pak Jokowi tahu kalau NU harus dijaga, yang bisa menjaga hanya Kyai Said," tandasnya. 

Meski demikian, kata Faisol, baik Said Aqil dan Cak Imin mempunyai kesepakatan. Keduanya bersinergi dalam perjuangan politik untuk kepentingan masing-masing.
 
"Sepengetahuan saya, diantara Cak Imin dengan Kyai Said sudah ada kesepahaman bahwa Cak Imin akan membantu Kyai Said dan NU melalui perjuangan politik. Dan Kyai Said akan membantu Cak Imin agar tidak terhambat dalam perjuangan politiknya," tuturnya. 

Dalam survei cawapres Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) nama Said Aqil masuk posisi teratas bersama Mahfud MD dan Sri Mulyani. Survei itu memiliki responden elite, pembuat opini atau opinion leader dan media massa pemilih nasional. Penilaian survei berdasarkan penilaian kapabilitas, integritas, empati, akseptabilitas, kontinuitas.

Mahfud MD di posisi pertama (7,2), Sri Mulyani di posisi kedua (7), Said Aqil menempati posisi ketiga dengan skor 6,3, lalu Airlangga Hartarto di posisi keempat (6,1) dan Zainul Majdi (6,1).

Said Aqil pun mengatakan sampai saat ini belum ada partai politik yang berusaha meminang dirinya jadi cawapres. "Belum. Belum ada," kata Said Aqil ditemui usai acara Halal Bihalal PP Muslimat NU di Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (8/7).

Dia juga menampik jika PBNU telah memberikan dukungan terhadap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Cawapres Jokowi. Dia menyebut hal itu untuk mendoakan saja.

"Sebenarnya bukan dukung. Bukan. Cak Imin datang. Kita merestui dan mendoakan saja bahasanya. Mendoakan berhasil," ucapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 20 April 2019 - 19:39 WIB
Elshinta.com - Perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) pendukung pasangan Jokowi-Ma`ruf A...
Sabtu, 20 April 2019 - 14:21 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Bogor periode 2019-2024, Bima Arya Sugiarto, menegaskan hubungan ...
Sabtu, 20 April 2019 - 13:54 WIB
Elshinta.com - Jajaran pengurus DPP Partai Amanat Nasional (PAN) tidak hadir di acara pela...
Rabu, 10 April 2019 - 10:50 WIB
Elshinta.com - Anggota DPR RI dari fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso telah ditetapkan seb...
Senin, 08 April 2019 - 20:07 WIB
Elshinta.com - Survei yang dilakukan oleh Indodata menunjukkan pemilih muslim lebih condong unt...
Senin, 01 April 2019 - 12:06 WIB
Elshinta.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan, KPK p...
Senin, 01 April 2019 - 07:12 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyatakan prihatin dengan praktik politik yang tidak ...
Kamis, 28 Maret 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Memasuki putaran akhir musim kampanye pemilihan anggota legislatif (Pileg) 2019,...
Kamis, 28 Maret 2019 - 13:56 WIB
Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara  mengatakan terdap...
Kamis, 28 Maret 2019 - 11:19 WIB
Elshinta.com - Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan, Partai Golkar tidak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)