Selasa, 11 Desember 2018 | 17:15 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

Wasekjen PKB: KH Said Aqil layak cawapres Jokowi

Jumat, 13 Juli 2018 - 23:09 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Ketum PBNU. Foto: Redaksi/Elshinta.
Ketum PBNU. Foto: Redaksi/Elshinta.

Elshinta.com - 

Nama Said Aqil Siraj masuk dalam bursa survei calon wakil presiden 2019. Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) tersebut juga masuk nominasi cawapres Joko Widodo. 

Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Reza mengatakan bila nantinya Jokowi meminang Said Aqil, PKB sebagai parpol berbasis Islam NU akan mengajaknya bicara dengan Ketua Umum Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. 

"Tentu akan dibicarakan berdua langsung antara Cak Imin dan Kyai Said," katanya dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Jumat (13/7).

Menurut Faisol, Said Aqil juga merupakan sosok yang pas menjaga NU. "Pak Jokowi tahu kalau NU harus dijaga, yang bisa menjaga hanya Kyai Said," tandasnya. 

Meski demikian, kata Faisol, baik Said Aqil dan Cak Imin mempunyai kesepakatan. Keduanya bersinergi dalam perjuangan politik untuk kepentingan masing-masing.
 
"Sepengetahuan saya, diantara Cak Imin dengan Kyai Said sudah ada kesepahaman bahwa Cak Imin akan membantu Kyai Said dan NU melalui perjuangan politik. Dan Kyai Said akan membantu Cak Imin agar tidak terhambat dalam perjuangan politiknya," tuturnya. 

Dalam survei cawapres Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) nama Said Aqil masuk posisi teratas bersama Mahfud MD dan Sri Mulyani. Survei itu memiliki responden elite, pembuat opini atau opinion leader dan media massa pemilih nasional. Penilaian survei berdasarkan penilaian kapabilitas, integritas, empati, akseptabilitas, kontinuitas.

Mahfud MD di posisi pertama (7,2), Sri Mulyani di posisi kedua (7), Said Aqil menempati posisi ketiga dengan skor 6,3, lalu Airlangga Hartarto di posisi keempat (6,1) dan Zainul Majdi (6,1).

Said Aqil pun mengatakan sampai saat ini belum ada partai politik yang berusaha meminang dirinya jadi cawapres. "Belum. Belum ada," kata Said Aqil ditemui usai acara Halal Bihalal PP Muslimat NU di Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (8/7).

Dia juga menampik jika PBNU telah memberikan dukungan terhadap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Cawapres Jokowi. Dia menyebut hal itu untuk mendoakan saja.

"Sebenarnya bukan dukung. Bukan. Cak Imin datang. Kita merestui dan mendoakan saja bahasanya. Mendoakan berhasil," ucapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pembangunan | 11 Desember 2018 - 17:14 WIB

Dinas PUPR Depok: 85 persen anggaran 2018 terserap

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 17:08 WIB

Oknum Rutan Cipinang bantu pelarian napi diminta dihukum berat

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 16:54 WIB

Pemerintah apresiasi pemda siapkan data untuk kebijakan satu peta

Hukum | 11 Desember 2018 - 16:45 WIB

KPK panggil tiga saksi kasus DPRD Kalteng

Pembangunan | 11 Desember 2018 - 16:36 WIB

Presiden sebut proyek infrastruktur antre untuk diresmikan

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 16:25 WIB

Polisi telusuri pemegang KTP-el terakhir

Elshinta.com - 

Nama Said Aqil Siraj masuk dalam bursa survei calon wakil presiden 2019. Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) tersebut juga masuk nominasi cawapres Joko Widodo. 

Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Reza mengatakan bila nantinya Jokowi meminang Said Aqil, PKB sebagai parpol berbasis Islam NU akan mengajaknya bicara dengan Ketua Umum Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. 

"Tentu akan dibicarakan berdua langsung antara Cak Imin dan Kyai Said," katanya dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Jumat (13/7).

Menurut Faisol, Said Aqil juga merupakan sosok yang pas menjaga NU. "Pak Jokowi tahu kalau NU harus dijaga, yang bisa menjaga hanya Kyai Said," tandasnya. 

Meski demikian, kata Faisol, baik Said Aqil dan Cak Imin mempunyai kesepakatan. Keduanya bersinergi dalam perjuangan politik untuk kepentingan masing-masing.
 
"Sepengetahuan saya, diantara Cak Imin dengan Kyai Said sudah ada kesepahaman bahwa Cak Imin akan membantu Kyai Said dan NU melalui perjuangan politik. Dan Kyai Said akan membantu Cak Imin agar tidak terhambat dalam perjuangan politiknya," tuturnya. 

Dalam survei cawapres Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) nama Said Aqil masuk posisi teratas bersama Mahfud MD dan Sri Mulyani. Survei itu memiliki responden elite, pembuat opini atau opinion leader dan media massa pemilih nasional. Penilaian survei berdasarkan penilaian kapabilitas, integritas, empati, akseptabilitas, kontinuitas.

Mahfud MD di posisi pertama (7,2), Sri Mulyani di posisi kedua (7), Said Aqil menempati posisi ketiga dengan skor 6,3, lalu Airlangga Hartarto di posisi keempat (6,1) dan Zainul Majdi (6,1).

Said Aqil pun mengatakan sampai saat ini belum ada partai politik yang berusaha meminang dirinya jadi cawapres. "Belum. Belum ada," kata Said Aqil ditemui usai acara Halal Bihalal PP Muslimat NU di Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (8/7).

Dia juga menampik jika PBNU telah memberikan dukungan terhadap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Cawapres Jokowi. Dia menyebut hal itu untuk mendoakan saja.

"Sebenarnya bukan dukung. Bukan. Cak Imin datang. Kita merestui dan mendoakan saja bahasanya. Mendoakan berhasil," ucapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com