Jumat, 20 Juli 2018 | 00:07 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Kementerian Luar Negeri giatkan diplomasi digital

Sabtu, 14 Juli 2018 - 07:14 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Kementerian Luar Negeri RI. Sumber foto: https://bit.ly/2uxtzym
Kementerian Luar Negeri RI. Sumber foto: https://bit.ly/2uxtzym

Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia, tengah menggiatkan layanan diplomasi digital (digital diplomacy) yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan ekonomi, politik, serta sarana komunikasi bagi WNI di luar negeri.

"Pertengahan April 2018 Kemenlu telah memanfaatkan layanan ini untuk melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri, dengan meluncurkan platform aplikasi Safe Travel yang berbasis multi-platform," kata Achmad Ramadhan dari Direktorat Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Jakarta.

Sebelum menggunakan aplikasi, Kemenlu juga telah memanfaatan layanan digital melalui website dan media sosial seperti facebook, instagram, dan Youtube. Achmad menjelaskan, layanan ini tidak hanya dipakai dalam kondisi darurat saja, tetapi juga berisikan informasi praktis yang diperlukan WNI. "Dari aplikasi yang dapat diunduh gratis ini, WNI akan mendapatkan informasi lengkap mengenai berbagai negara di dunia, informasi kontak perwakilan RI, hukum dan tata aturan yang berlaku di masing-masing negara, mata uang setempat, tempat ibadah, lokasi wisata, sampai informasi kuliner," kata Achmad.

Fitur penting lainnya, lanjut Achmad, penggunaan tombol darurat (panic button). Dalam keadaan darurat, WNI yang berada di luar negeri dapat menggunakan fitur tombol darurat untuk mengirim foto, merekam video, menghubungi Perwakilan RI terdekat dan mengirim lokasi kejadian. Dia juga menambahkan, dari sisi ekonomi, melalui aplikasi ini juga bisa menyampaikan sosialisasi berbagai kegiatan seperti pameran di luar negeri. "Kami harap melalui layanan ini akan tercipta kegiatan bisnis yang sallig menguntungkan," ujar dia, seperti dilansir dari Antara.

Komitmen Kemenlu dalam menggiatkan diplomasi digital kembali ditunjukkan lewat kegiatan edukatif berupa seminar bertajuk "Diplomasi Digital" yang digelar Kamis (12/7), di Gedung Kemenlu Jakarta. Pada seminar internasional itu, Kemenlu menggandeng Pulse Lab Jakarta dan DIPLOFoundation. Seminar dihadiri korps diplomatik, perwakilan kementerian dan lembaga, organisasi masyarakat sipil, dan organisasi swasta. Dibuka oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, dituturkan Project Manager-Asia DIPLOFoundation, Shita Laksmi seminar internasional ini juga menghadirkan sejumlah praktisi diplomasi sebagai pembicara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 21:37 WIB

Satlantas Jayapura ajak siswa tertib lalu lintas

Sosbud | 19 Juli 2018 - 21:25 WIB

Tiga persen jemaah calon haji Kudus `Risti`

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 21:12 WIB

AP I robohkan rumah warga penolak bandara

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 21:01 WIB

Moeldoko dinilai figur tepat cawapres Jokowi

Pembangunan | 19 Juli 2018 - 20:50 WIB

Presiden Jokowi akan resmikan infrastruktur Gorontalo

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:39 WIB

Menteri PPN/Bappenas soroti rokok pembentuk garis kemiskinan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com