Jumat, 20 Juli 2018 | 15:37 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Dalam Negeri / Pendidikan

Disdik Jabar umumkan hasil PPDB jalur NHUN

Sabtu, 14 Juli 2018 - 11:36 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Duddy Supriadi/Elshinta
Sumber foto: Duddy Supriadi/Elshinta

Elshinta.com - Sebanyak 123 ribu lulusan SMP dinyatakan diterima di SMA dan SMK Negeri dalam Penerimaan Peserta Didik baru (PPDB) Jawa Barat 2018 melalui jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN). Mereka adalah yang diterima dari 157 ribu pendaftar. Di jalur Non NHUN sebelumnya, sebanyak 121.000 siswa yang diterima. Dengan demikian total siswa yang diterima untuk PPDB Jawa Barat 2018 sebanyak 244 ribu orang. 

Pengumuman nama-nama siswa yang diterima pada PPDB jalur NHUN dilaksanakan pada 12 Juli 2018 melalui pengumuman di sekolah dan melalui laman resmi ppdb.disdik.jabarprov.go.id. Pengumuman secara serentak dapat dilihat mulai pukul 10.00 WIB.

“Pengumuman juga lebih pagi dari sebelumnya, baik di sekolah maupun di laman resmi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi kepada Reporter Elshinta Duddy Supriadi seusai Rapat Pleno PPDB 2018 di Dinas Pendidikan Jawa Barat Jalan Radjiman, Rabu (11/7) malam.

Hadadi mengatakan pengumuman jalur NHUN memang dilakukan lebih pagi dari pengumuman jalur Non NUHN. Hal itu disebabkan, dalam seleksi jalur NHUN tidak ada proses verifikasi seperti pada  jalur NonNHUN. 

“Untuk jalur NHUN, setelah data diinput langsung diseleksi. Sedangkan untuk jalur Non NHUN, ada proses verifikasi dan uji kompetensi,” kata Hadadi.

Sementara itu, Ketua Panitia PPDB Jabar 2018 Firman Adam mengatakan setelah diumumkan, siswa yang diterima dapat melakukan daftar ulang selama dua hari yaitu pada 13 dan 14 Juli 2018. Zonasi Firman menyebutkan untuk jalur NHUN, diterapkan juga zonasi sebagai salah satu komponen skor.

Pertimbangan pemilihan sekolah yang paling dekat dengan rumah tinggal, kata Hadadi, dikarenakan seleksi penerimaan untuk SMA pada jalur NHUN tetap memperhitungkan jarak antara sekolah dan rumah tinggal.

Pembobotan skor terdiri dari 70 persen nilai Ujian Nasional (UN) dan 30 persen jarak rumah tinggal dengan sekolah tujuan. Sedangkan untuk jenjang SMK tidak mempertimbangkan jarak, tetapi dengan memilih kompetensi keahlian yang diminati.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 20 Juli 2018 - 15:34 WIB

2.000 petugas bersihkan Sunter sambut Asian Games

Aktual Sepakbola | 20 Juli 2018 - 15:13 WIB

Neymar bantah rumor pindah ke Real Madrid

Musibah | 20 Juli 2018 - 14:55 WIB

Korban KM Joko Berek dua orang belum ditemukan

Kriminalitas | 20 Juli 2018 - 14:48 WIB

Wanita tanpa identitas ditemukan meninggal di Sungai Cigalugur

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com