Jumat, 16 November 2018 | 15:34 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Kantor BNI Asiki Papua dirampok

Sabtu, 14 Juli 2018 - 11:15 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2NOVxhN
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2NOVxhN

Elshinta.com - Kantor Bank BNI Cabang Asiki Kabupaten Boven Digul, Provinsi Papua, kemarin siang dirampok yang mengakibatkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal kepada Antara, Sabtu (14/7), menyebutkan aksi perampokan itu terjadi pukul 11.21 WIT dengan menggunakan senjata api laras panjang.

Perampok menjarah uang nasabah sekitar Rp300 juta.

Saat melakukan aksinya, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu, menggunakan helm bewarna merah dengan wajah ditutup masker serta membawa ransel loreng, memakai celana panjang dan sepatu boot hijau.

Pelaku masuk melalui pintu depan dan langsung mengeluarkan tembakan ke arah plafon di depan kasir, sehingga para nasabah berlarian keluar, sedangkan petugas di bagian kasir bersembunyi di bawah meja.

Menurut Kombes Kamal, pelaku kemudian menuju "teller" dan memberikan tas ranselnya ke petugas.

"Saat menyodorkan tasnya, pelaku sempat memerintahkan ke petugas (teller) bernama Ade Lynita Dewi untuk memasukkan semua uang yang ada dan bila tidak akan ditembak," kata Kabid Humas Polda Papua.

Setelah mendapatkan uangnya, pelaku kemudian keluar dan langsung menuju ke arah Kamp 19 Tanah Merah dengan menggunakan sepeda motor berwarna orange. "Pengejaran masih dilakukan dengan dibantu TNI," kata Kamal.

Sementara itu pimpinan BNI Papua Suhardi Petrus secara terpisah mengatakan, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polda dan kini sedang ditangani.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 15:15 WIB

Komnas HAM beri masukan ke Presiden soal KSAD baru

Lingkungan | 16 November 2018 - 15:06 WIB

Banyak program restorasi gambut gagal, ini penyebabnya

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 14:55 WIB

Presiden yakin tujuh mimpi anak bangsa di Kapsul Waktu bisa terwujud, jika...

Aktual Olahraga | 16 November 2018 - 14:47 WIB

Kasdam I/BB berangkatkan 32 atlet Yong Moo Do ke Bali

Musibah | 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Elshinta.com - Kantor Bank BNI Cabang Asiki Kabupaten Boven Digul, Provinsi Papua, kemarin siang dirampok yang mengakibatkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal kepada Antara, Sabtu (14/7), menyebutkan aksi perampokan itu terjadi pukul 11.21 WIT dengan menggunakan senjata api laras panjang.

Perampok menjarah uang nasabah sekitar Rp300 juta.

Saat melakukan aksinya, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu, menggunakan helm bewarna merah dengan wajah ditutup masker serta membawa ransel loreng, memakai celana panjang dan sepatu boot hijau.

Pelaku masuk melalui pintu depan dan langsung mengeluarkan tembakan ke arah plafon di depan kasir, sehingga para nasabah berlarian keluar, sedangkan petugas di bagian kasir bersembunyi di bawah meja.

Menurut Kombes Kamal, pelaku kemudian menuju "teller" dan memberikan tas ranselnya ke petugas.

"Saat menyodorkan tasnya, pelaku sempat memerintahkan ke petugas (teller) bernama Ade Lynita Dewi untuk memasukkan semua uang yang ada dan bila tidak akan ditembak," kata Kabid Humas Polda Papua.

Setelah mendapatkan uangnya, pelaku kemudian keluar dan langsung menuju ke arah Kamp 19 Tanah Merah dengan menggunakan sepeda motor berwarna orange. "Pengejaran masih dilakukan dengan dibantu TNI," kata Kamal.

Sementara itu pimpinan BNI Papua Suhardi Petrus secara terpisah mengatakan, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polda dan kini sedang ditangani.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Jumat, 16 November 2018 - 11:56 WIB

Polisi: HS membunuh seorang diri dengan linggis

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com