Senin, 17 Desember 2018 | 15:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Mentan ingin bantaran Banjir Kanal Timur ditanami sayuran

Sabtu, 14 Juli 2018 - 14:55 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Sumber foto: https://bit.ly/2KVxVdp
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Sumber foto: https://bit.ly/2KVxVdp

Elshinta.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan di bantaran sungai Banjir Kanal Timur sebagai ladang pertanian untuk menanam cabai dan sayur-sayuran.

Dalam kunjungan kerjanya ke bantaran sungai Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta, Sabtu (14/7), Menteri Amran menyebutkan terdapat potensi lahan pertanian sepanjang 25 kilometer atau seluas 50 hektare yang dapat dikelola menjadi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

"Bisa dibayangkan ini panjangnya 25 kilometer, kalau ditanami cabai semua bisa mensuplai 30 sampai 50 persen untuk DKI Jakarta. Daripada hanya rumput mengganggu, butuh tenaga kerja untuk membersihkan," kata Amran.

Ia menjelaskan dengan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong di sungai BKT, masyarakat dapat memenuhi sendiri kebutuhan cabai dan sayuran sehingga stabilitas harga dapat terjaga.

Bantaran sungai BKT ini menjadi KRPL percontohan di daerah perkotaan, khususnya Jakarta. Nantinya, lahan di bantaran sungai akan dipercantik dengan cabai dan berbagai sayuran, mulai dari kangkung, terong, tomat dan bayam. Kementerian Pertanian pun memberikan bantuan bibit sayuran, alat dan mesin pertanian seperti pompa air, alat semprot dan cultivator.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:24 WIB

Polri lebih aktif pantau pergerakan pengguna internet

Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:14 WIB

Tito: Polri harus beradaptasi dengan perkembangan zaman

Hankam | 17 Desember 2018 - 15:06 WIB

Polri kerahkan 84 ribu personel amankan Natal dan Tahun Baru

Aktual SDGs | 17 Desember 2018 - 14:57 WIB

Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai

Bencana Alam | 17 Desember 2018 - 14:45 WIB

Kementerian ESDM laporkan capaian tim siaga bencana Sulteng

Elshinta.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan di bantaran sungai Banjir Kanal Timur sebagai ladang pertanian untuk menanam cabai dan sayur-sayuran.

Dalam kunjungan kerjanya ke bantaran sungai Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta, Sabtu (14/7), Menteri Amran menyebutkan terdapat potensi lahan pertanian sepanjang 25 kilometer atau seluas 50 hektare yang dapat dikelola menjadi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

"Bisa dibayangkan ini panjangnya 25 kilometer, kalau ditanami cabai semua bisa mensuplai 30 sampai 50 persen untuk DKI Jakarta. Daripada hanya rumput mengganggu, butuh tenaga kerja untuk membersihkan," kata Amran.

Ia menjelaskan dengan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong di sungai BKT, masyarakat dapat memenuhi sendiri kebutuhan cabai dan sayuran sehingga stabilitas harga dapat terjaga.

Bantaran sungai BKT ini menjadi KRPL percontohan di daerah perkotaan, khususnya Jakarta. Nantinya, lahan di bantaran sungai akan dipercantik dengan cabai dan berbagai sayuran, mulai dari kangkung, terong, tomat dan bayam. Kementerian Pertanian pun memberikan bantuan bibit sayuran, alat dan mesin pertanian seperti pompa air, alat semprot dan cultivator.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com