Senin, 17 Desember 2018 | 11:06 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Afrika

Mesir penjarakan seumur hidup 24 anggota Ikhwanul Muslimin

Minggu, 15 Juli 2018 - 08:53 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Dokumentasi Anggota Ikhwanul Muslimin melambaikan empat jari melambangkan Rabaa sebagai dukungan bagi anggota Ikhwanul Muslimin lain yang berada di pengadilan di pinggiran kota Kairo, Mesir, Selasa (2/6/2015). Sumber Foto:  https://bit.ly/2unJGze
Dokumentasi Anggota Ikhwanul Muslimin melambaikan empat jari melambangkan Rabaa sebagai dukungan bagi anggota Ikhwanul Muslimin lain yang berada di pengadilan di pinggiran kota Kairo, Mesir, Selasa (2/6/2015). Sumber Foto: https://bit.ly/2unJGze

Elshinta.com - Pengadilan Mesir pada Sabtu (14/7) menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup bagi 24 anggota kelompok terlarang Ikhwanul Muslimin atas dakwaan menyulut kekerasan dan meneror para warga negara, menurut laporan kantor berita resmi, MENA.

Di Mesir, hukuman seumur hidup adalah 25 tahun, lapor Xinhua.

Hukuman itu bermula dari kasus pada 2014 silam, yaitu ketika 27 orang yang tergabung dalam Ikhwanul Muslimin menyelenggarakan demonstrasi di provinsi Sharqiya.

Massa yang berpawai itu dituduh melemparkan botol-botol terbakar, melakukan sabotase, merintangi lalu lintas serta menyebarkan brosur-brosur yang berisi penentangan terhadap angkatan bersenjata dan kepolisian.

Tiga anggota Ikhwanul Muslimin lainnya mendapatkan hukuman penjara tiga tahun atas dakwaan yang sama.

Mengutip dari Antara, Mesir mengalami sejumlah serangan antipasukan keamanan sejak mantan pemimpin Islamis Mohammed Morsi ditumbangkan pada 2013 melalui gerakan yang dipimpin militer.

Ikhawanul Muslimin pimpinan Morsi dimasukkan ke dalam daftar teroris pada 2014. Morsi dan sejumlah sosok terkemuka di kelompoknya telah dijatuhi vonis, dari hukuman mati hingga hukuman penjara seumur hidup atas dakwaan pembunuhan, kekerasan dan pemata-mataan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 17 Desember 2018 - 10:33 WIB

Penanganan korupsi proyek pipa di Palopo mandek

Startup | 17 Desember 2018 - 10:15 WIB

Jumlah investor Bareksa tembus 300 ribu

Elshinta.com - Pengadilan Mesir pada Sabtu (14/7) menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup bagi 24 anggota kelompok terlarang Ikhwanul Muslimin atas dakwaan menyulut kekerasan dan meneror para warga negara, menurut laporan kantor berita resmi, MENA.

Di Mesir, hukuman seumur hidup adalah 25 tahun, lapor Xinhua.

Hukuman itu bermula dari kasus pada 2014 silam, yaitu ketika 27 orang yang tergabung dalam Ikhwanul Muslimin menyelenggarakan demonstrasi di provinsi Sharqiya.

Massa yang berpawai itu dituduh melemparkan botol-botol terbakar, melakukan sabotase, merintangi lalu lintas serta menyebarkan brosur-brosur yang berisi penentangan terhadap angkatan bersenjata dan kepolisian.

Tiga anggota Ikhwanul Muslimin lainnya mendapatkan hukuman penjara tiga tahun atas dakwaan yang sama.

Mengutip dari Antara, Mesir mengalami sejumlah serangan antipasukan keamanan sejak mantan pemimpin Islamis Mohammed Morsi ditumbangkan pada 2013 melalui gerakan yang dipimpin militer.

Ikhawanul Muslimin pimpinan Morsi dimasukkan ke dalam daftar teroris pada 2014. Morsi dan sejumlah sosok terkemuka di kelompoknya telah dijatuhi vonis, dari hukuman mati hingga hukuman penjara seumur hidup atas dakwaan pembunuhan, kekerasan dan pemata-mataan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com