Rabu, 12 Desember 2018 | 15:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Robotika

Robot dome UMM akan wakili Indonesia di AS

Minggu, 15 Juli 2018 - 09:19 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto:  https://bit.ly/2LgsjtA
Sumber Foto: https://bit.ly/2LgsjtA

Elshinta.com - Robot Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang meraih juara pertama kategori Pemadam Api Indonesia pada Kontes Robot Indonesia (KRI) Nasional 2018 bakal mewakili Indonesia di ajang Kontes Robot Internasional di Amerika Serikat (AS).

Pada ajang KRI Nasional 2018, Robot Dome karya Tim Robotika Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik UMM itu mampu menunjukkan akurasi yang tinggi dan waktu tercepat dalam membidik titik api.

"Robot Dome UMM berhasil melesat jauh di peringkat pertama dengan total waktu 3.62 (tiga menit 62 detik) meninggalkan dua tim saingan terberatnya, yakni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)," kata Ketua Tim Robotika UMM Alfan Achmadillah Fauzi di Malang, Jawa Timur, Minggu (15/7), seperti dikutip Antara.

Ia mengaku lega dan senang saat melihat nama Dome berada di urutan puncak. "Prestasi para pendahulu yang meraih gelar juara di tingkat internasional menjadi pemantik semangat tim," katanya.

Tim robotika UMM terdiri atas Alfan Achmadillah Fauzi sebagai ketua, Ken Dedes Maria Kunthy (teknisi), dan Rochmansyah (anggota). Untuk meraih prestasi nasional itu, tim robotika UMM telah melakukan persiapan yang matang untuk kontes yang berlangsung di Sportarium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). "Dengan semangat para pendahulu kami yang sudah sukses, kami juga mempersiapkan dengan matang dan kami juga jauh lebih siap dalam laga ini," kata Rochmansyah, salah satu anggota tim.

Selain semangat tim, riset khusus yang dilakukan selama tiga bulan membuat timnya merasa yakin dan percaya diri akan keluar sebagai juara nasional. "Berlatih selama tiga bulan menjadikan kami sangat percaya diri untuk melenggang ke tingkat nasional," ujarnya.

"Selanjutnya, tim akan terus melakukan riset untuk robot ini agar semakin prima di kontes internasional nantinya," kata Pembina Tim Robotika UMM Nur Alif.

Pembina yang sekaligus dosen Teknik Elektro ini mengaku akan menyiapkan dua robot lainnya untuk diperlombakan di ajang internasional tersebut. "Langkah ke depan, kami akan merampungkan dua robot lain dari divisi berkaki dan beroda untuk mempersiapkan diri dalam perlombaan di Amerika," katanya.

Kemenangan tim Robotika UMM ini sekaligus menjadi tiket emas bagi UMM untuk ikut serta dalam kontes robot di tingkat internasional yang akan berlangsung di Amerika Serikat.

KRI ke-18 merupakan kompetisi robot tingkat nasional yang dibagi dalam lima divisi yakni Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, dan Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI). Sebanyak 91 tim dari 48 universitas di Indonesia berkompetisi di ajang bergengsi ini.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 15:34 WIB

Langkat raih penghargaan kabupaten peduli HAM

Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 15:26 WIB

Jokowi resmikan pembukaan Rakernas Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia 2018

Kriminalitas | 12 Desember 2018 - 15:09 WIB

Polisi jadi korban aksi penyerangan di Polsek Ciracas

Megapolitan | 12 Desember 2018 - 14:57 WIB

Polri bentuk tim cari perusak Mapolsek Ciracas Jaktim

Hukum | 12 Desember 2018 - 14:45 WIB

KPK panggil Ketua Pengadilan Negeri Semarang

Elshinta.com - Robot Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang meraih juara pertama kategori Pemadam Api Indonesia pada Kontes Robot Indonesia (KRI) Nasional 2018 bakal mewakili Indonesia di ajang Kontes Robot Internasional di Amerika Serikat (AS).

Pada ajang KRI Nasional 2018, Robot Dome karya Tim Robotika Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik UMM itu mampu menunjukkan akurasi yang tinggi dan waktu tercepat dalam membidik titik api.

"Robot Dome UMM berhasil melesat jauh di peringkat pertama dengan total waktu 3.62 (tiga menit 62 detik) meninggalkan dua tim saingan terberatnya, yakni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)," kata Ketua Tim Robotika UMM Alfan Achmadillah Fauzi di Malang, Jawa Timur, Minggu (15/7), seperti dikutip Antara.

Ia mengaku lega dan senang saat melihat nama Dome berada di urutan puncak. "Prestasi para pendahulu yang meraih gelar juara di tingkat internasional menjadi pemantik semangat tim," katanya.

Tim robotika UMM terdiri atas Alfan Achmadillah Fauzi sebagai ketua, Ken Dedes Maria Kunthy (teknisi), dan Rochmansyah (anggota). Untuk meraih prestasi nasional itu, tim robotika UMM telah melakukan persiapan yang matang untuk kontes yang berlangsung di Sportarium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). "Dengan semangat para pendahulu kami yang sudah sukses, kami juga mempersiapkan dengan matang dan kami juga jauh lebih siap dalam laga ini," kata Rochmansyah, salah satu anggota tim.

Selain semangat tim, riset khusus yang dilakukan selama tiga bulan membuat timnya merasa yakin dan percaya diri akan keluar sebagai juara nasional. "Berlatih selama tiga bulan menjadikan kami sangat percaya diri untuk melenggang ke tingkat nasional," ujarnya.

"Selanjutnya, tim akan terus melakukan riset untuk robot ini agar semakin prima di kontes internasional nantinya," kata Pembina Tim Robotika UMM Nur Alif.

Pembina yang sekaligus dosen Teknik Elektro ini mengaku akan menyiapkan dua robot lainnya untuk diperlombakan di ajang internasional tersebut. "Langkah ke depan, kami akan merampungkan dua robot lain dari divisi berkaki dan beroda untuk mempersiapkan diri dalam perlombaan di Amerika," katanya.

Kemenangan tim Robotika UMM ini sekaligus menjadi tiket emas bagi UMM untuk ikut serta dalam kontes robot di tingkat internasional yang akan berlangsung di Amerika Serikat.

KRI ke-18 merupakan kompetisi robot tingkat nasional yang dibagi dalam lima divisi yakni Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, dan Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI). Sebanyak 91 tim dari 48 universitas di Indonesia berkompetisi di ajang bergengsi ini.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com