Mahathir Muhammad kukuh bakal terapkan SST
Elshinta
Selasa, 17 Juli 2018 - 20:31 WIB |
Mahathir Muhammad kukuh bakal terapkan SST
Perdana Menteri Malaysia, Dr Mahathir Mohamad. Sumber Foto: https://bit.ly/2NTExa5

Elshinta.com - Perdana Menteri Malaysia, Dr Mahathir Mohamad, bersikukuh akan menerapkan Service and Sales Tax (SST) atau Pajak Pelayanan dan Penjualan untuk menggantikan Good and Service Tax (GST) atau Pajak Barang dan Jasa.

Mahathir mengemukakan hal itu usai menghadiri Pembukaan Persidangan Penggal Pertama Parlemen ke-14 oleh Yang di-Pertuan Agong, Sultan Muhammad V di Kuala Lumpur, Selasa (17/7).

Mahathir mengatakan, SST diberlakukan 10 persen bagi penjualan dan enam persen untuk pelayanan sehingga tidak sama dengan GST yang menyebabkan harga barang lain turut meningkat.

Dia mengatakan pemerintah akan menguji terlebih dahulu pelaksanaan SST dan dirinya akan melihat rancangan undang-undang atau akta berkaitan cukai yang akan dibawa ke sesi parlimen kali ini.

Kita sudah mengumumkan kadar nol persen terhadap GST, sekarang kita pastikan Parlimen menghapuskan GST. "Setahu saya, 10 persen jika anda beli, jika tidak beli tak perlu bayar. GST adalah cukai. Anda beli atau tidak, semua harga akan meningkat," katanya

Pemerintah Pakatan Harapan (PH) berjanji akan menghapuskan GST menindaklanjuti manifesto Pemilihan Umum ke-14 dan Kementerian Keuangan menurunkan kadar GST menjadi nol persen mulai 1 Juni lalu.

Pemerintah Barisan Nasional memperkenalkan GST dengan kadar enam persen mulai 1 April 2015 dan kira-kira RM44 miliar dikutip dari sistem percukaian tersebut.

GST akan digantikan cukai penjualan dan layanan (SST) mulai 1 September nanti yang diprediksi menyumbang RM4 miliar kepada pendapatan negara.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Lim Guan Eng mengatakan, peraturan tentang SST direncanakan dibahas di bulan depan sebelum diluluskan oleh anggota parlemen. Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V telah mendukung langkah Pakatan Harapan untuk menghapuskan GST, menstabilkan harga minyak dan memberi bantuan dalam usaha meringankan beban rakyat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
325 petugas kesehatan di Malaysia positif COVID-19
Jumat, 24 April 2020 - 07:46 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Kamis (23/4) terdapat sebanyak 325 petugasnya...
Irak longgarkan `lockdown` menjelang Ramadan
Rabu, 22 April 2020 - 18:57 WIB
Irak pada Selasa (21/4) mengurangi aturan `lockdown` (karantina wilayah) terkait COVID-19 dengan men...
Pria di Lebanon menewaskan 9 orang, termasuk sang istri
Rabu, 22 April 2020 - 14:55 WIB
Seorang pria membantai istrinya dan menembak mati delapan orang lainnya, termasuk saudara lelakinya,...
Pertahanan udara Suriah cegat serangan udara Israel di Palmyra
Selasa, 21 April 2020 - 12:42 WIB
Pertahanan udara Suriah mencegat serangan udara Israel di kota Palmyra di provinsi Homs timur di Sur...
Arab Saudi larang tarawih, itikaf di Masjidil Haram dan Nabawi saat pandemi COVID-19
Selasa, 21 April 2020 - 11:44 WIB
Arab Saudi memperpanjang penangguhan salat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama bula...
Jepang akan umumkan keadaan darurat wabah virus corona
Selasa, 07 April 2020 - 15:33 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada hari ini akan mengumumkan keadaan darurat untuk Tokyo dan ena...
PM Jepang akan umumkan keadaan darurat akibat virus corona
Senin, 06 April 2020 - 10:49 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan mengumumkan keadaan darurat akibat virus corona sedini Selasa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV