Tak daftarkan caleg, beberapa partai tidak ikut Pileg di Sumatera Barat
Kamis, 19 Juli 2018 - 12:57 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Sumber foto: https://bit.ly/2tZ9fFD

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat menyatakan beberapa partai tidak dapat mengikuti pemilihan umum legislatif 2019 di daerah tersebut karena tidak menyampaikan daftar caleg, di antaranya yang terbanyak adalah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) karena tidak bisa ikut di 12 daerah.

Komisioner KPU Sumbar Izwaryani di Padang mengatakan, PKPI tidak dapat mengikuti Pileg 2019 karena tidak mendaftarkan caleg di KPU setempat hingga batas waktu yang telah ditentukan yakni Selasa (17/7) hingga pukul 23.59 WIB. "Kemungkian partai tidak dapat memenuhi syarat-syarat pencalonan sesuai dengan aturan yang ada dengan tepat waktu," kata dia.

Ia mengatakan ke-12 daerah tersebut yaitu Kota Payakumbuh, Bukittinggi, Padang Panjang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten 50 Kota. Kemudian, Kabupaten Pesisir Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, Pasaman Barat, Agam dan Kabupaten Tanah Datar.

Sementara, Partai Garuda juga tidak dapat mengikuti pileg di beberapa daerah karena hal serupa seperti di Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Pasaman Barat, Tanah Datar dan Kota Padang Panjang. Sedangkan Partai Bulan Bintang (PBB) tidak dapat mengikuti Pileg 2019 di dua daerah yakni di Kota Sawahlunto dan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kemudian, Partai Perindo tidak dapat mendaftarkan caleg mereka di Kota Solok dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Agam. "Untuk Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang, Kabupaten Solok, Kota Pariaman dan Kabupaten Solok Selatan, seluruh berkas pendaftaran caleg partai peserta pemilu telah diterima oleh KPU," katanya, seperti dilansir dari Antara.

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI Sumatera Barat Suparman mengatakan memang partainya yang terlambat mendaftar di KPU setempat namun jumlahnya tidak sebanyak itu. Keterlambatan itu terjadi karena adanya kendala ketika mengunggah berkas caleg ke dalam aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). "Bahkan di beberapa KPU kabupaten tidak mau menerima berkas yang didaftarkan karena manual. Padahal ini terjadi karena aplikasi Silon sulit diakses," katanya.

Ia berencana akan melaporkan hal ini kepada Bawaslu dan menggugat keputusan KPU ini ke PTUN agar mereka dapat meloloskan partai ini untuk mengikuti Pileg 2019. "Kami menduga ada praktik jahat yang bertujuan menghambat partai kami mengikuti Pemilu Legislatif 2019," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 23 Maret 2019 - 21:40 WIB
Elshinta.com - Pemimpin Pondok Pesantren Al-Mizan, Maman Imanulhaq mengatakan bahwa doa ad...
Jumat, 22 Maret 2019 - 15:04 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 11 partai politik (parpol) dibatalkan kepesertaannya di Pemilu 201...
Jumat, 22 Maret 2019 - 08:56 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan, jika pemilih mencoblos caleg yan...
Kamis, 21 Maret 2019 - 12:02 WIB
Elshinta.com - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso...
Rabu, 20 Maret 2019 - 10:04 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Pusat mengajak para calon anggota legis...
Rabu, 13 Maret 2019 - 12:45 WIB
Elshinta.com - KPU dan Bawaslu melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) mulai dari ...
Rabu, 13 Maret 2019 - 08:44 WIB
Elshinta.com - Sejumlah portal hadir untuk membantu pemilih menelusuri rekam jejak calon anggota leg...
Minggu, 03 Maret 2019 - 12:38 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakart...
Minggu, 03 Maret 2019 - 11:24 WIB
Elshinta.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak, Deni Muliadi mengungatkan...
Rabu, 20 Februari 2019 - 11:23 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 184
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once