Presiden Palestina kutuk persetujuan UU `Negara Yahudi` oleh Israel
Elshinta
Jumat, 20 Juli 2018 - 10:44 WIB |
Presiden Palestina kutuk persetujuan UU `Negara Yahudi` oleh Israel
Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Sumber foto: https://bit.ly/2L8dpGT

Elshinta.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Kamis (19/7) mengutuk Parlemen Israel karena persetujuannya atas undang-undang "Negara Yahudi", yang menganggap Israel sebagai negara bangsa Yahudi dan Jerusalem sebagai ibu kotanya.

"Tak ada perdamaian atau keamanan yang akan terwujud kecuali kota itu tetap seperti apa adanya," kata Abbas di dalam satu pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita resmi Palestina, WAFA. Ia menambahkan, undang-undang baru tersebut "takkan mengubah kondisi sejarah Jerusalem sebagai Ibu Kota Negara Palestina yang diduduki".

"Undang-undang ini adalah salah satu bentuk persekongkolan terhadap sejarah kami dan masalah nasional kami, terutama Jerusalem dengan segala kesuciannya," kata pernyataan itu, sebagaimana dikutip Antara dari Xinhua, Jumat pagi.

Abbas menyeru masyarakat internasional untuk campur-tangan dan memikul tanggung-jawabnya guna menghentikan undang-undang rasis tersebut dengan menekan Israel. Parlemen Israel sebelumnya mensahkan undang-undang "Negara Yahudi", dengan 62 suara mendukung, 55 suara menentang dan dua abstein.

Setelah pemungutan suara itu, anggota Parlemen Arab merobek salinan rancangan undang-undang tersebut dan secara suara lantang mengecam pengesahan Parlemen. Setelah peristiwa tersebut, mereka dicopot dari Parlemen Israel, demikian laporan media Israel.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
325 petugas kesehatan di Malaysia positif COVID-19
Jumat, 24 April 2020 - 07:46 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Kamis (23/4) terdapat sebanyak 325 petugasnya...
Irak longgarkan `lockdown` menjelang Ramadan
Rabu, 22 April 2020 - 18:57 WIB
Irak pada Selasa (21/4) mengurangi aturan `lockdown` (karantina wilayah) terkait COVID-19 dengan men...
Pria di Lebanon menewaskan 9 orang, termasuk sang istri
Rabu, 22 April 2020 - 14:55 WIB
Seorang pria membantai istrinya dan menembak mati delapan orang lainnya, termasuk saudara lelakinya,...
Pertahanan udara Suriah cegat serangan udara Israel di Palmyra
Selasa, 21 April 2020 - 12:42 WIB
Pertahanan udara Suriah mencegat serangan udara Israel di kota Palmyra di provinsi Homs timur di Sur...
Arab Saudi larang tarawih, itikaf di Masjidil Haram dan Nabawi saat pandemi COVID-19
Selasa, 21 April 2020 - 11:44 WIB
Arab Saudi memperpanjang penangguhan salat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama bula...
Jepang akan umumkan keadaan darurat wabah virus corona
Selasa, 07 April 2020 - 15:33 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada hari ini akan mengumumkan keadaan darurat untuk Tokyo dan ena...
PM Jepang akan umumkan keadaan darurat akibat virus corona
Senin, 06 April 2020 - 10:49 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan mengumumkan keadaan darurat akibat virus corona sedini Selasa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV