Pelatih Zohri ungkap keistimewaan sang juara dunia
Elshinta
Selasa, 24 Juli 2018 - 17:27 WIB |
Pelatih Zohri ungkap keistimewaan sang juara dunia
Duet pelatih I Komang Budagama dan I Made Budiasa yang berjasa menemukan dan membina Lalu Muhammad Zohri di Pusat Pembinaan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) Mataram. Sumber Foto: https://bit.ly/2Oacp2R

Elshinta.com - Sekitar 70-an orang peserta Pelatihan Pelatih Cabang Atletik di Komplek Universitas Negeri Yogyakarta (UMY), Selasa (24/7), berbagi ilmu dengan duet pelatih juara dunia Lalu Muhammad Zohri, yaitu I Komang Budagama dan I Made Budiasa.

I Komang dan I Made adalah duet pelatih yang menemukan dan membina Zohri di Pusat Pembinaan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) Mataram sebelum mencapai prestasi juara dunia lari 100 m U-20 di Tampere, Finlandia beberapa waktu lalu.

Kedua pelatih yang berdomisili di Mataram, Nusa Tenggara Barat itu sengaja diundang oleh pihak Kemenpora sebagai nara sumber pada pelatihan yang merupakan bagian dari Program Pelatihan 100.000 Pelatih.

Para peserta pelatihan yang rata-rata berusia muda itu terlihat sangat antusias dan penasaran untuk mengetahui lebih banyak bagaimana dan apa metode yang diterapkan I Komang sehingga melahirkan atlet berprestasi dunia seperti Zohri.

I Komang bercerita bahwa Zohri memang istimewa dibandingkan atlet lain karena memiliki disiplin, semangat dan motivasi luar biasa. "Waktu pertama kali saya temukan, larinya masih bengkok, badannya miring karena tidak punya teknik yang baik , tapi cepat," kata I Komang mengenang perkenalannya dengan Badok, panggilan Zohri, sekitar dua tahun lalu di Mataram.

Bahkan ketika itu Zohri berlari di lintasan tanpa sepatu, sementara lawan - lawannya sudah menggunakan sepatu khusus atletik (spike).

Meski demikian, Zohri mempunyai rasa percaya diri yang begitu tinggi tidak pernah merasa minder saat berlaga di kompetisi tingkat apa pun.

I Komang, pelatih kelahiran Jembrana, Bali 24 April 1959 itu mengakui bahwa pada dasarnya ia tidak mempunyai rahasia atau metode khusus dalam melatih Zohri. "Zohri memang istimewa dan luar biasa, tidak pernah mengeluh meski saya tahu dia lagi kesakitan. Disiplin, motivasi tinggi, ditambah dengan dorongan dari pihak lain, maka lengkaplah sudah," kata pelatih yang berpenampilan sederhana itu.

Sementara I Made Budiasa, yang sehari-hari adalah asisten pelatih bagi I Komang, dalam acara pelatihan tersebut tidak banyak bicara dan hanya menebar senyum ketika digoda oleh I Komang yang tidak lain adalah mantan pelatihnya saat menjadi atlet.

I Made harus pensiun dini sebagai atlet sebelum mencapai prestasi tinggi akibat cedera otot kaki (hamstring), demikian dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Karisma tak menyangka pecahkan rekor dunia para atletik di Dubai
Sabtu, 16 November 2019 - 08:53 WIB
Atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani mengaku tak menyangka bisa meraih medali emas seka...
Karisma Evi Tiarani pecahkan rekor dunia 100 meter para atletik di Dubai
Jumat, 15 November 2019 - 07:54 WIB
Atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani memecahkan rekor dunia nomor 100 meter putri kelas...
Peringati HUT Makassar ke-412, ribuan pelari nikmati Run Makassar Half Marathon
Minggu, 03 November 2019 - 11:16 WIB
Ribuan pelari mengikuti `Run Makassar Half Marathon` yang terbagi dar beberapa kategori, seperti 5 K...
Pelari Kenya juara marathon Equator 10K Parigi Moutong
Minggu, 27 Oktober 2019 - 13:32 WIB
Atlet lari asal Republik Kenya menyabet juara dalam pelaksanaan lomba lari marathon Equator 10 kilom...
DeAnna Price, perempuan AS pertama raih juara dunia lontar martil
Minggu, 29 September 2019 - 15:24 WIB
Atlet Amerika Serikat DeAnna Price berhasil menjadi perempuan pertama yang berhasil meraih gelar jua...
Zohri gagal tembus semifinal lari 100 meter di Kejuaraan Dunia Atletik
Sabtu, 28 September 2019 - 10:39 WIB
Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, gagal menembus semifinal nomor lari 100 meter putra pada Ke...
Kontingen DKI Jakarta-Jateng bersaing ketat perolehan medali cabang atletik
Senin, 23 September 2019 - 07:13 WIB
Kontingen Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Tengah bersaing ketat dalam perolehan medali cabang olahraga...
Lalu Zohri siap bertanding di Kejuaraan Dunia Atletik 2019
Senin, 16 September 2019 - 19:37 WIB
Lalu Muhammad Zohri secara keseluruhan sudah siap bertanding maksimal dalam Kejuaraan Dunia Atletik ...
Pecahkan rekor 10 tahun, Zohri tebar optimisme jelang kejuaraan dunia di Doha
Senin, 05 Agustus 2019 - 09:45 WIB
Atlet lari Indonesia Lalu Muhammad Zohri mengaku sangat optimis menghadapi kejuaraan dunia 2019 di D...
Rebut 11 emas, Manajer Atletik ungkap kunci sukses Indonesia di ASG
Rabu, 24 Juli 2019 - 09:38 WIB
Manajer Atletik ASEAN Schools Games (ASG) 2019 Surono menuturkan bahwa kunci kesuksesan timnya dalam...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)