Minggu, 18 November 2018 | 13:57 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Sains

Sabtu dini hari, Gerhana Bulan Total terlama bisa disaksikan di seluruh Indonesia

Jumat, 27 Juli 2018 - 10:19 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2Ltb3SO
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2Ltb3SO

Elshinta.com - Gerhana Bulan Total (GMT) akan berlangsung pada Sabtu 28 Juli 2018 dini hari yang dapat diamati diseluruh wilayah Indonesia, namun perlu dicek kondisi cuaca di wilayah-wilayah tersebut agar dapat menyaksikan fenomena alam tersebut dengan jelas.

Informasi dari Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hary Djatmiko di Jakarta, Jumat (27/7), BMKG akan melakukan pengamatan GMT pada Sabtu, 28 Juli 2018 di 20 titik pengamatan.

Titik pengamatan tersebut yaitu di Banda Aceh dengan prakiraan cuaca malam hari cerah berawan dan hujan lokal pada dini hari dengan tutupan awan 37 persen. Di Medan prakiraan cuaca hujan lokal pada malam hari dan berawan pada dini hari dengan tutupan awan 25 persen.

Pengamatan juga dilakukan di Padang Panjang dengan cuaca Padang cerah berawan pada malam hari dan berawan pada dini hari dengan tutupan awan 50 persen, Kepahiang oleh Stageof Kepahiang, Tangerang oleh Stageof Tangerang, Jakarta oleh Pusat Seismotek, Geopotensial, dan Tanda Waktu.

Cuaca di Jakarta Pusat cerah berawan pada malam dan dini hari tanpa tutupan awan, di Bandung prakiraan cuaca cerah berawan malam hari dan berawan pada dini hari dengan nol persen tutupan awan.

Di Yogyakarta cuaca diprakirakan cerah berawan malam hari dan cerah pada dini hari dengan tutupan awan 87 persen, pemantauan di Karangkates oleh Stageof Karangkates, di Denpasar cuaca berawan pada malam hari dan cerah berawan dini hari dengan tutupan awan 75 persen, Waingapu oleh Stageof Waingapu, di Kupang prakiraan cuaca cerah berawan malam dan dini hari dengan tutupan awan 75 persen.

Pemantauan juga dilakukan di Gowa oleh Stageof Gowa, di Makassar oleh BBMKG Wilayah IV Makassar dengan prakiraan cuaca berawan pads malam dan dinj hari dengan tutupan awan 37 persen, Palu diprakirakan cuaca hujan lokal pada malam dan dini hari dengan tutupan awan 75 persen.

Di Manado cuaca diprakirakan cerah berawan pada malam dan dini hari tanpa tutupan awan, Ternate cuaca malam dan dini hari diprakirakan cerah berawan dengan tutupan awan 62 persen, Ambon cerah berawan pada malam hari dan hujan lokal pada dini hari dengan tutupan awan 87 persen, Jayapura berawan malam hari dan hujan lokal pada dini hari dengan tutupan awan 12 persen serta di Mataram cuaca cerah berawan pada malam dan dini hari dengan tutupan awan 62 persen.

Gerhana bulan tersebut merupakan gerhana bulan total terlama dalam abad ini, yaitu sekitar 103 menit akan dimulai pukul pukul 00.13 WIB dan gerhana sebagian (parsial) dimulai pada pukul 01.24 WIB. Sedangkan gerhana total akan dimulai pada pukul 02.30 WIB.

Sementara itu, puncak totalitas gerhana sekitar pukul 03.21 WIB dan gerhana total berakhir 04.14 WIB. Fenomena alam tersebut akan berakhir pada pukul 06.30 WIB setelah sebelumnya gerhana parsial berakhir pada pukul 05.19 WIB, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 13:50 WIB

Wali Kota ajak masyarakat waspada DBD

Musibah | 18 November 2018 - 13:39 WIB

Tagana diminta petakan daerah rawan banjir

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 13:29 WIB

Menhub RI tutup Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Tangerang

Pembangunan | 18 November 2018 - 13:19 WIB

Rohidin ajak seluruh masyarakat bahu-membahu membangun Bengkulu

Aktual Luar Negeri | 18 November 2018 - 12:52 WIB

Militer Rusia: 18 prajurit Suriah tewas dalam serangan oleh gerilyawan

Kriminalitas | 18 November 2018 - 12:24 WIB

Polisi ringkus WNA transaksi narkoba di perbatasan

Elshinta.com - Gerhana Bulan Total (GMT) akan berlangsung pada Sabtu 28 Juli 2018 dini hari yang dapat diamati diseluruh wilayah Indonesia, namun perlu dicek kondisi cuaca di wilayah-wilayah tersebut agar dapat menyaksikan fenomena alam tersebut dengan jelas.

Informasi dari Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hary Djatmiko di Jakarta, Jumat (27/7), BMKG akan melakukan pengamatan GMT pada Sabtu, 28 Juli 2018 di 20 titik pengamatan.

Titik pengamatan tersebut yaitu di Banda Aceh dengan prakiraan cuaca malam hari cerah berawan dan hujan lokal pada dini hari dengan tutupan awan 37 persen. Di Medan prakiraan cuaca hujan lokal pada malam hari dan berawan pada dini hari dengan tutupan awan 25 persen.

Pengamatan juga dilakukan di Padang Panjang dengan cuaca Padang cerah berawan pada malam hari dan berawan pada dini hari dengan tutupan awan 50 persen, Kepahiang oleh Stageof Kepahiang, Tangerang oleh Stageof Tangerang, Jakarta oleh Pusat Seismotek, Geopotensial, dan Tanda Waktu.

Cuaca di Jakarta Pusat cerah berawan pada malam dan dini hari tanpa tutupan awan, di Bandung prakiraan cuaca cerah berawan malam hari dan berawan pada dini hari dengan nol persen tutupan awan.

Di Yogyakarta cuaca diprakirakan cerah berawan malam hari dan cerah pada dini hari dengan tutupan awan 87 persen, pemantauan di Karangkates oleh Stageof Karangkates, di Denpasar cuaca berawan pada malam hari dan cerah berawan dini hari dengan tutupan awan 75 persen, Waingapu oleh Stageof Waingapu, di Kupang prakiraan cuaca cerah berawan malam dan dini hari dengan tutupan awan 75 persen.

Pemantauan juga dilakukan di Gowa oleh Stageof Gowa, di Makassar oleh BBMKG Wilayah IV Makassar dengan prakiraan cuaca berawan pads malam dan dinj hari dengan tutupan awan 37 persen, Palu diprakirakan cuaca hujan lokal pada malam dan dini hari dengan tutupan awan 75 persen.

Di Manado cuaca diprakirakan cerah berawan pada malam dan dini hari tanpa tutupan awan, Ternate cuaca malam dan dini hari diprakirakan cerah berawan dengan tutupan awan 62 persen, Ambon cerah berawan pada malam hari dan hujan lokal pada dini hari dengan tutupan awan 87 persen, Jayapura berawan malam hari dan hujan lokal pada dini hari dengan tutupan awan 12 persen serta di Mataram cuaca cerah berawan pada malam dan dini hari dengan tutupan awan 62 persen.

Gerhana bulan tersebut merupakan gerhana bulan total terlama dalam abad ini, yaitu sekitar 103 menit akan dimulai pukul pukul 00.13 WIB dan gerhana sebagian (parsial) dimulai pada pukul 01.24 WIB. Sedangkan gerhana total akan dimulai pada pukul 02.30 WIB.

Sementara itu, puncak totalitas gerhana sekitar pukul 03.21 WIB dan gerhana total berakhir 04.14 WIB. Fenomena alam tersebut akan berakhir pada pukul 06.30 WIB setelah sebelumnya gerhana parsial berakhir pada pukul 05.19 WIB, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 17 November 2018 - 13:27 WIB

WhatsApp sediakan fitur tambah kontak dengan kode QR

Jumat, 16 November 2018 - 17:38 WIB

Facebook segera bentuk badan independen konten

Kamis, 15 November 2018 - 13:42 WIB

Google Maps miliki fitur kirim pesan

Kamis, 15 November 2018 - 13:37 WIB

Instagram siapkan fitur pelacak waktu bermedia sosial

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com