Minggu, 18 November 2018 | 13:57 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Sains

BMKG prediksi puncak gelombang tinggi saat gerhana bulan total

Jumat, 27 Juli 2018 - 11:19 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Dewi Rusiana
Sumber foto: https://bit.ly/2OnxTsO
Sumber foto: https://bit.ly/2OnxTsO

Elshinta.com - Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Mulyono Prabowo mengatakan, masyarakat perlu mewaspadai potensi kenaikan gelombang laut dampak dari pengaruh fenomena gerhana bulan total yang akan terjadi pada Sabtu, 28 Juli 2018.

"Sejumlah wilayah perlu mewaspadai gelombang tinggi terutama di barat Sumatera dan selatan Jawa," kata Mulyono Prabowo yang dihubungi di Jakarta, Jumat (27/7).

Di sisi lain saat ini masih ada potensi gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di sejumlah perairan di Indonesia, maka masyarakat terutama di daerah pesisir perlu mewaspadai terjadinya rob atau banjir pasang air laut.

Kemungkinan gelombang laut dengan ketinggian 4-5 meter berpeluang terjadi terutama di daerah barat Sumatera, selatan Jawa dan beberapa perairan lainnya yang saat ini terjadi gelombang tinggi. Gerhana bulan membawa dampak terhadap pasang air laut sehingga dengan kondisi saat ini ada konsekuensi daya tarik akan menjadi dua kali lipat.

"Sebenarnya kondisi demikian bisa dihitung jam berapa mulainya terjadi pasang air laut dan ketinggiannya. Namun secara umum ada kecenderungan kenaikan level air laut," katanya.

Gerhana Bulan Total (GMT) akan berlangsung pada Sabtu 28 Juli 2018 dini hari yang dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia. Gerhana bulan tersebut merupakan gerhana bulan total terlama dalam abad ini, yaitu sekitar 103 menit akan dimulai pukul 00.13 WIB dan gerhana sebagian (parsial) dimulai pada pukul 01.24 WIB. Sedangkan gerhana total akan dimulai pada pukul 02.30 WIB, dikutip dari laman Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 13:50 WIB

Wali Kota ajak masyarakat waspada DBD

Musibah | 18 November 2018 - 13:39 WIB

Tagana diminta petakan daerah rawan banjir

Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 13:29 WIB

Menhub RI tutup Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Tangerang

Pembangunan | 18 November 2018 - 13:19 WIB

Rohidin ajak seluruh masyarakat bahu-membahu membangun Bengkulu

Aktual Luar Negeri | 18 November 2018 - 12:52 WIB

Militer Rusia: 18 prajurit Suriah tewas dalam serangan oleh gerilyawan

Kriminalitas | 18 November 2018 - 12:24 WIB

Polisi ringkus WNA transaksi narkoba di perbatasan

Elshinta.com - Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Mulyono Prabowo mengatakan, masyarakat perlu mewaspadai potensi kenaikan gelombang laut dampak dari pengaruh fenomena gerhana bulan total yang akan terjadi pada Sabtu, 28 Juli 2018.

"Sejumlah wilayah perlu mewaspadai gelombang tinggi terutama di barat Sumatera dan selatan Jawa," kata Mulyono Prabowo yang dihubungi di Jakarta, Jumat (27/7).

Di sisi lain saat ini masih ada potensi gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di sejumlah perairan di Indonesia, maka masyarakat terutama di daerah pesisir perlu mewaspadai terjadinya rob atau banjir pasang air laut.

Kemungkinan gelombang laut dengan ketinggian 4-5 meter berpeluang terjadi terutama di daerah barat Sumatera, selatan Jawa dan beberapa perairan lainnya yang saat ini terjadi gelombang tinggi. Gerhana bulan membawa dampak terhadap pasang air laut sehingga dengan kondisi saat ini ada konsekuensi daya tarik akan menjadi dua kali lipat.

"Sebenarnya kondisi demikian bisa dihitung jam berapa mulainya terjadi pasang air laut dan ketinggiannya. Namun secara umum ada kecenderungan kenaikan level air laut," katanya.

Gerhana Bulan Total (GMT) akan berlangsung pada Sabtu 28 Juli 2018 dini hari yang dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia. Gerhana bulan tersebut merupakan gerhana bulan total terlama dalam abad ini, yaitu sekitar 103 menit akan dimulai pukul 00.13 WIB dan gerhana sebagian (parsial) dimulai pada pukul 01.24 WIB. Sedangkan gerhana total akan dimulai pada pukul 02.30 WIB, dikutip dari laman Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 17 November 2018 - 13:27 WIB

WhatsApp sediakan fitur tambah kontak dengan kode QR

Jumat, 16 November 2018 - 17:38 WIB

Facebook segera bentuk badan independen konten

Kamis, 15 November 2018 - 13:42 WIB

Google Maps miliki fitur kirim pesan

Kamis, 15 November 2018 - 13:37 WIB

Instagram siapkan fitur pelacak waktu bermedia sosial

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com