RSUP NTB kewalahan tangani korban gempa
Elshinta
Senin, 06 Agustus 2018 - 06:26 WIB |
RSUP NTB kewalahan tangani korban gempa
Relawan ACT sedang menolong korban gempa Lombok yang terjadi Minggu petang (5/8). Sumber foto: https://bit.ly/2AKrQfl

Elshinta.com - Petugas piket di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit umum Provinsi(RSUP) Nusa Tenggara Barat (NTB) kewalahan menangani korban gempa bumi mengalami luka-luka yang terus berdatangan sejak Minggu malam (5/8) hingga Senin (6/8) dini hari.

Berdasarkan pantauan, ruang UGD RSUP NTB sudah tidak menampung para pasien. Bahkan, petugas terpaksa menempatkan pasien di area parkir. Pasien yang dibawa oleh keluarganya sebagian besar mengalami luka di bagian kepala dan ada yang menderita patah tulang kaki atau tangan. Mereka yang dirawat terdiri atas anak-anak, orang dewasa, lanjut usia. Sebagian besar kaum perempuan. "Saya luka di bagian kepala karena tertimpa reruntuhan bangunan. Perut saya sakit menggendong anak saya ketika mencoba menahan tembok yang mau runtuh," kata Fitri salah seorang warga Desa Puyung Waker Sumpak, Kabupaten Lombok Tengah.

Anak perempuannya yang masih bayi di bawah lima tahun (balita) menderita benjol di kepala. Tidak hanya itu, rasa trauma juga masih dirasakan. Fitri yang sudah berpisah dengan suaminya berada di RSUP NTB tanpa ditemani sanak keluarganya. Ayah dan ibunya sudah tiada. "Saya tidak sempat mengambil telepon genggam yang tertingal di rumah kos. Saya tidak bisa menghubungi siapa pun di kampung halaman," tutur wanita yang bekerja di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat ini.

Salah seorang petugas RSUP NTB menghubungi seluruh rumah sakit di Kota Mataram dan sekitarnya agar bersiap-siap menerima pasien rujukan. Para pasien yang dirawat di areal parkir juga terjadi di RSUD Tripat Gerung Kabupaten Lombok Barat. Pihak rumah sakit mengeluarkan pasien dari ruang perawatan karena khawatir tertimpa reruntuhan bangunan.

Begitu juga dengan kondisi di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Mataram. Para pasien dirawat di tengah jalan raya. Ada juga yang diungsikan ke lapangan Kantor Gubernur NTB yang berada tidak jauh dari rumah sakit. Bahkan, mayat seorang santri kelas satu MTs di Kabupaten Lombok Barat, yang tewas tertimpa reruntuhan bangunan dibiarkan di dalam mobil ambulans yang terparkir di tengah jalan raya depan RSAD Mataram karena petugas medis juga panik dan ada yang pingsan, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Istri korban banjir bandang Kulawi selamat karena tidak ada di rumah
Jumat, 13 Desember 2019 - 11:34 WIB
Deice, istri Yan (50), korban meninggal dunia akibat tertimbun lumpur dalam rumahnya di Desa Bolapap...
BPBD Sulteng salurkan logistik untuk korban banjir bandang di Sigi
Jumat, 13 Desember 2019 - 10:08 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah telah menyalurkan bantuan logist...
PMI kerahkan personel bantu korban banjir bandang Sigi
Jumat, 13 Desember 2019 - 08:36 WIB
Palang Merah Indonesia (PMI) mengerahkan personel dan sejumlah peralatan untuk diterjunkan ke lokasi...
PLN: Suplai listrik di lokasi banjir bandang Sigi sudah normal
Jumat, 13 Desember 2019 - 08:19 WIB
PT PLN (Persero) Area Palu, Sulawesi Tengah mengatakan suplai listrik di lokasi banjir bandang Desa ...
Gempa M 4,5 guncang Manokwari
Jumat, 13 Desember 2019 - 07:45 WIB
Sejumlah warga merasakan getaran akibat gempabumi dengan magnitudo 4,5 yang terjadi di Kabupaten Man...
Puluhan rumah di Kulawi rusak diterjang banjir bandang, 2 orang meninggal dunia
Jumat, 13 Desember 2019 - 06:28 WIB
Sebanyak 57 rumah tersebar di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, rusa...
Banjir bandang kembali terjang sejumlah desa di Sigi
Jumat, 13 Desember 2019 - 06:17 WIB
Banjir lumpur kembali menerjang sejumlah desa di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi...
BPBD catat 57 bencana terjadi di Kabupaten Bandung selama 2019
Kamis, 12 Desember 2019 - 17:59 WIB
Hingga saat ini tercatat 57 kali terjadi bencana alam dalam kurun waktu 1 tahun yang meliputi tiga k...
Dua wilayah di Bekasi rawan pergeseran tanah
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:58 WIB
Dua wilayah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yakni Kecamatan Bojongmangu dan Setu rawan pergeseran t...
Puting beliung rusak empat rumah dan satu gereja di Manggarai Barat
Kamis, 12 Desember 2019 - 10:56 WIB
Puting beliung yang datang bersama hujan lebat merusak empat rumah warga dan satu gereja di Desa Lum...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once