Jumat, 19 Oktober 2018 | 19:30 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Sekjen PBB sedih atas banyaknya korban gempa Lombok

Selasa, 07 Agustus 2018 - 09:36 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Sumber foto: https://bit.ly/2vo5sDo
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Sumber foto: https://bit.ly/2vo5sDo

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengungkapkan kesedihannya atas banyaknya korban jiwa, cedera dan luasnya kerusakan akibat gempa bumi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Dalam  pernyataan yang dibacakan oleh Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq pada Senin (6/8), Guterres menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga korban dan kepada rakyat serta Pemerintah Indonesia, dan mendoakan korban yang cedera agar cepat sembuh.

Ia juga mengatakan PBB siap mendukung upaya pertolongan dan penyelamatan yang sedang berlangsung, jika diperlukan.

Gempa bumi dengan kekuatan 7,0 pada Skala Richter pada Minggu (5/8) mengguncang dengan pusat gempa sekitar 18 kilometer di sebelah barat-laut Kabupaten Lombok Timur dan 15 kilometer di bawah tanah. Gempa tersebut telah menewaskan hampir 100 orang dan melukai lebih dari 200 orang lagi.

Guncangan kuat juga dirasakan di objek wisata terkenal, Pulau Bali, yang berdekatan dan Provinsi Jawa Timur, kata Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Indonesia.

Dikutip dari laman Antara, gempa itu menambah parah  gempa sebelumnya dengan kekuatan 6,4 pada Skala Richter, yang mengguncang pulau itu pada 29 Juli dan menewaskan puluhan orang serta melukai lebih dari 350 orang lagi. Indonesia rentan terhadap gempa sebab terletak di daerah rentan gempa yang dinamakan Lingkar Api Pasifik.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 19:14 WIB

Cegah ujaran kebencian, ulama se Nusantara bentuk Maulana

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 19:09 WIB

Kota Malang terima 4.319 berkas pelamar CPNS

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Listrik di Sulteng sudah normal

Arestasi | 19 Oktober 2018 - 18:46 WIB

Polres Malang Kota gulung jaringan narkoba

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 18:35 WIB

Mensos: Hunian tetap pengungsi Sulteng selesai 2020

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengungkapkan kesedihannya atas banyaknya korban jiwa, cedera dan luasnya kerusakan akibat gempa bumi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Dalam  pernyataan yang dibacakan oleh Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq pada Senin (6/8), Guterres menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga korban dan kepada rakyat serta Pemerintah Indonesia, dan mendoakan korban yang cedera agar cepat sembuh.

Ia juga mengatakan PBB siap mendukung upaya pertolongan dan penyelamatan yang sedang berlangsung, jika diperlukan.

Gempa bumi dengan kekuatan 7,0 pada Skala Richter pada Minggu (5/8) mengguncang dengan pusat gempa sekitar 18 kilometer di sebelah barat-laut Kabupaten Lombok Timur dan 15 kilometer di bawah tanah. Gempa tersebut telah menewaskan hampir 100 orang dan melukai lebih dari 200 orang lagi.

Guncangan kuat juga dirasakan di objek wisata terkenal, Pulau Bali, yang berdekatan dan Provinsi Jawa Timur, kata Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Indonesia.

Dikutip dari laman Antara, gempa itu menambah parah  gempa sebelumnya dengan kekuatan 6,4 pada Skala Richter, yang mengguncang pulau itu pada 29 Juli dan menewaskan puluhan orang serta melukai lebih dari 350 orang lagi. Indonesia rentan terhadap gempa sebab terletak di daerah rentan gempa yang dinamakan Lingkar Api Pasifik.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Listrik di Sulteng sudah normal

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:46 WIB

Polres Malang Kota gulung jaringan narkoba

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:35 WIB

Mensos: Hunian tetap pengungsi Sulteng selesai 2020

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com