Jumat, 14 Desember 2018 | 00:08 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Kurs rupiah Selasa pagi Rp14.478 per dolar AS

Selasa, 07 Agustus 2018 - 10:33 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2nhbUHK
Sumber foto: https://bit.ly/2nhbUHK

Elshinta.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (7/8) pagi bergerak melemah sebesar 15 poin menjadi Rp14.478 dibanding sebelumnya Rp14.463 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Selasa (7/8) mengatakan mata uang dolar AS cenderung menguat terhadap sejumlah mata uang dunia termasuk rupiah disebabkan oleh eskalasi perang dagang yang meningkat antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

"Dolar AS kembali menjadi 'save heaven' sehingga menopang pergerakannya terhadap mata uang lainnya," katanya.

Sementara itu, lanjut dia, data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan kedua 2018 yang tumbuh sebesar 5,27 persen (yoy), kemungkinan belum akan cukup banyak membantu pergerakan rupiah hari ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan II-2018 tumbuh 5,27 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 5,01 persen, dikutip dari Antara.

"Pertumbuhan konsumsi domestik menjadi faktor utama yang mendorong naiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

Elshinta.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (7/8) pagi bergerak melemah sebesar 15 poin menjadi Rp14.478 dibanding sebelumnya Rp14.463 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Selasa (7/8) mengatakan mata uang dolar AS cenderung menguat terhadap sejumlah mata uang dunia termasuk rupiah disebabkan oleh eskalasi perang dagang yang meningkat antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

"Dolar AS kembali menjadi 'save heaven' sehingga menopang pergerakannya terhadap mata uang lainnya," katanya.

Sementara itu, lanjut dia, data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan kedua 2018 yang tumbuh sebesar 5,27 persen (yoy), kemungkinan belum akan cukup banyak membantu pergerakan rupiah hari ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan II-2018 tumbuh 5,27 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 5,01 persen, dikutip dari Antara.

"Pertumbuhan konsumsi domestik menjadi faktor utama yang mendorong naiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com