Jamaah haji diingatkan soal amalan tarwiyah
Selasa, 07 Agustus 2018 - 11:34 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Jamaah Calon Haji usai mengambil niat ihram di Tan'im yang menjadi miqat terdekat dengan Masjidil Haram, Mekkah (7/8). Sumber foto: https://bit.ly/2M1BP5n

Elshinta.com - Konsultan Bimbingan Ibadah Sektor Khusus Mekkah Hamzah mengingatkan jamaah calon haji Indonesia yang akan melakukan amalan Tarwiyah (menginap di Mina sebelum wukuf di  Arafah) dalam rangkaian ibadah haji untuk bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

"Bagi yang berangkat Tarwiyah agar bertanggung jawab secara pribadi dan tidak menuntut apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Hamzah di Mekkah, Selasa (7/8).

Dia mengatakan jamaah yang akan Tarwiyah diwajibkan mendapatkan izin dari kepala sektor di Daerah Kerja Mekkah. Mereka harus membuat surat pernyataan yang disertai daftar anggota yang ikut Tarwiyah. "Indonesia luwes saja. Kemenag bikin panduan nasional, seperti Tarwiyah. Mazhab yang ada menyebut Tarwiyah dilakukan, tapi tidak mungkin dilakukan saat ini merujuk pada jumlah jamaah. Kalau dipandang sekarang, sangat sulit, Tarwiyah bahkan bisa membahayakan," kata dia.

Menurut dia, pemerintah tidak melarang Tarwiyah sekaligus tidak memfasilitasi jamaah baik untuk transportasi juga konsumsi. Tarwiyah sendiri merupakan amalan sunah dalam berhaji yang dilakukan pada 8 Dzulhijah pada kalender Islam. Dinamakan hari Tarwiyah (perbekalan) karena jamaah calon haji pada zaman Rasulullah SAW mulai mengisi perbekalan air di Mina pada hari itu untuk perjalanan ke Arafah guna melakukan wukuf.

Kini, pemerintah Arab Saudi lewat peraturan hajinya tidak memasukkan Tarwiyah dalam rangkaian ibadah haji. Kemenag juga menyesuaikan hal tersebut karena pelaksanaan Tarwiyah dapat merepotkan pelaksanaan haji di masa kini, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 15:08 WIB
Elshinta.com - Jumlah kendaraan pemudik diprediksi akan meningkat saat mudik Lebaran 2019....
Kamis, 25 April 2019 - 14:46 WIB
Elshinta.com - Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Hasil Perikanan Jambi mencata...
Kamis, 25 April 2019 - 14:38 WIB
Elshinta.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri memprediksi ...
Kamis, 25 April 2019 - 13:44 WIB
Elshinta.com - Pemberitaan bohong atau hoaks semakin banyak beredar di masyarakat. Pemerin...
Kamis, 25 April 2019 - 12:56 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan bahwa Wali Kota Tasikmalaya ...
Kamis, 25 April 2019 - 12:45 WIB
Elshinta.com - Dalam proses pengawasan penyelenggaraan ibadah haji, pengawas haji paling s...
Kamis, 25 April 2019 - 12:16 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan berita bohong at...
Kamis, 25 April 2019 - 12:07 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan peningkatan indeks kepuasan haji un...
Kamis, 25 April 2019 - 11:23 WIB
Elshinta.com - Kementerian BUMN mengatakan telah menonaktifkan Direktur Utama (Dirut) PT P...
Kamis, 25 April 2019 - 10:32 WIB
Elshinta.com - Perjalanan haji tahun 1440 Hijriah/2019 rencananya akan dimulai pada 7 Juli...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)