Rabu, 17 Oktober 2018 | 07:01 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Kemendikbud siapkan terapi trauma siswa dan guru korban gempa

Selasa, 07 Agustus 2018 - 13:26 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2vHXh43
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2vHXh43

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan terapi trauma yang diperuntukkan bagi siswa dan guru pasca gempa 7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Saat ini, kami menginventarisir bantuan yang bisa diberikan ke sekolah dan para guru, termasuk menyiapkan terapi trauma bagi mereka," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud, Didik Suhardi, di Jakarta, Selasa (7/8).

Saat ini, lanjut Didik, pihak dinas pendidikan kabupaten dan provinsi sedang mengidentifikasi data kerusakan, termasuk kebutuhan apa saja yang diperlukan pada masa pemulihan seperti saat ini.

Lebih lanjut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy akan kembali mengunjungi lokasi gempa guna memberikan bantuan dan mendengarkan masukan dari lapangan.

Sebelumnya, Kemendikbud telah menyiapkan tenda untuk menjadi ruang kelas dan perlengkapan sekolah agar kegiatan belajar-mengajar tetap dapat berjalan.

Mendikbud juga melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD dan Dikmas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) serta mengajak satuan-satuan pendidikan untuk dapat menjalankan gerakan solidaritas agar meringankan beban para korban, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 17 Oktober 2018 - 06:29 WIB

Timnas Indonesia vs Hong Kong imbang, ini pengakuan Bima Sakti

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:57 WIB

BPBD: Dampak kekeringan Gunung Kidul meluas

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:48 WIB

NTB ingin percepat pencairan bantuan korban gempa

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan terapi trauma yang diperuntukkan bagi siswa dan guru pasca gempa 7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Saat ini, kami menginventarisir bantuan yang bisa diberikan ke sekolah dan para guru, termasuk menyiapkan terapi trauma bagi mereka," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud, Didik Suhardi, di Jakarta, Selasa (7/8).

Saat ini, lanjut Didik, pihak dinas pendidikan kabupaten dan provinsi sedang mengidentifikasi data kerusakan, termasuk kebutuhan apa saja yang diperlukan pada masa pemulihan seperti saat ini.

Lebih lanjut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy akan kembali mengunjungi lokasi gempa guna memberikan bantuan dan mendengarkan masukan dari lapangan.

Sebelumnya, Kemendikbud telah menyiapkan tenda untuk menjadi ruang kelas dan perlengkapan sekolah agar kegiatan belajar-mengajar tetap dapat berjalan.

Mendikbud juga melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD dan Dikmas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) serta mengajak satuan-satuan pendidikan untuk dapat menjalankan gerakan solidaritas agar meringankan beban para korban, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com