Kamis, 18 Oktober 2018 | 21:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hankam

Kapolri akan bentuk satgas antiteror di 34 provinsi

Selasa, 07 Agustus 2018 - 13:47 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: Dody/Elshinta.com.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: Dody/Elshinta.com.

Elshinta.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, untuk  melancarkan pelaksanaan Asian Games 2018  akan membentuk satgas antiteror di tiap provinsi yakni 34 satgas. Sekarang satgas antiteror baru di 16 polda.

"Tiap polda saya bentuk satgas, di Mabes Polri Densus juga saya akan kembangkan menjadi 34 satgas semua provinsi. Semua polda juga membentuk satgas antiteror, paralel bekerja dengan Densus," ujarnya di PTIK, Jl Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/8).

Penangkapan terhadap terduga teroris pun sekarang lebih dipermudah lantaran adanya UU antiterorisme baru.

"Saya minta terus melakukan penangkapan-penangkapan,sekarang sudah ada UU baru Nomor 5 Tahun 2018, di antaranya tentang larangan organisasi teroris dan siapa pun yang membantu atau bergabung organisasi teroris yang dilarang pengadilan," jelasnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

Dikatakannya, berdasarkan laporan terakhir, sudah tercatat 283 terduga teroris ditangkap pasca teror bom Surabaya. "Kita sudah melakukan penangkapan, laporan terakhir ke saya tadi malam 283 yang ditangkap pascabom Surabaya," ungkapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Lingkungan | 18 Oktober 2018 - 21:48 WIB

TMMD, Warga beri lahan, TNI buat jalan

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 21:36 WIB

Naikan branding, Pemkab Kudus optimalkan Tim Jaring Pukat

Aktual Dalam Negeri | 18 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Warga temukan ratusan peluru di tempat pembuangan sampah

Pemasaran | 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Pentingnya menggunakan email marketing bagi bisnis online

Elshinta.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, untuk  melancarkan pelaksanaan Asian Games 2018  akan membentuk satgas antiteror di tiap provinsi yakni 34 satgas. Sekarang satgas antiteror baru di 16 polda.

"Tiap polda saya bentuk satgas, di Mabes Polri Densus juga saya akan kembangkan menjadi 34 satgas semua provinsi. Semua polda juga membentuk satgas antiteror, paralel bekerja dengan Densus," ujarnya di PTIK, Jl Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/8).

Penangkapan terhadap terduga teroris pun sekarang lebih dipermudah lantaran adanya UU antiterorisme baru.

"Saya minta terus melakukan penangkapan-penangkapan,sekarang sudah ada UU baru Nomor 5 Tahun 2018, di antaranya tentang larangan organisasi teroris dan siapa pun yang membantu atau bergabung organisasi teroris yang dilarang pengadilan," jelasnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

Dikatakannya, berdasarkan laporan terakhir, sudah tercatat 283 terduga teroris ditangkap pasca teror bom Surabaya. "Kita sudah melakukan penangkapan, laporan terakhir ke saya tadi malam 283 yang ditangkap pascabom Surabaya," ungkapnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 18 Oktober 2018 - 21:48 WIB

TMMD, Warga beri lahan, TNI buat jalan

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:26 WIB

Malinau jadi tempat pelaksanaan TMMD ke-103

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com