Ini pentingnya ASI dan edukasi menyusui
Elshinta
Selasa, 07 Agustus 2018 - 14:06 WIB |
Ini pentingnya ASI dan edukasi menyusui
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MnVGYk

Elshinta.com - Dalam sebuah grup aplikasi Whatsapp Gerakan Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif yang sebagian besar terdiri dari ibu hamil dan menyusui di Gorontalo, seorang ibu bertanya, "Produksi ASI saya berkurang, bagaimana cara agar melimpah lagi".

Produksi ASI berkurang, hasil perah yang sedikit, atau bahkan tidak keluar pada hari pertama kelahiran bayi menjadi pertanyaan yang paling banyak dilontarkan di grup tersebut. Hal itu menunjukkan kemungkinan besar banyak ibu dan calon ibu di luar sana, mempunyai kekhawatiran dan masalah yang sama.

Pasalnya, belum semua ibu menyusui memahami bahwa prinsip produksi ASI adalah permintaan dan persediaan. Makin sering payudara diisap atau dikosongkan, maka makin banyak ASI diproduksi.

"Hal ini yang berulang kali saya lontarkan menjawab keresahan akan produksi ASI. Bagi ibu baru, biasanya ketidaktahuan akan tahapan produksi ASI akan menjadi faktor yang memicu pilihan kepada susu formula," kata konsultan laktasi di Gorontalo, Nur Dariatni M. Ismail.

Bagi ibu yang bekerja di luar rumah, masalah yang kerap menghampiri adalah hasil perah atau pompa yang minim dan membutuhkan waktu lama. Untuk menjawab keluhan tersebut, perempuan yang biasa dipanggil Nita itu, mengingatkan bahwa memerah ASI pun butuh kedisiplinan.

"Pompalah setiap dua hingga tiga kali dan pada jam yang sama. Cara ini efektif untuk mengirim pesan ke otak dan merangsang hormon untuk segera memproduksi ASI di waktu yang sama," tambahnya.

Isapan bayi atau pompa akan merangsang syaraf-syaraf yang ada pada puting ibu. Syaraf-syaraf ini kemudian menyebabkan hormon prolaktin dan oksitosin dilepaskan ke aliran darah ibu yang berguna untuk mendorong otot-otot kecil di sekitar sel penghasil ASI untuk berkontraksi, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pusat layanan jantung kini hadir di RS Mardi Rahayu Kudus
Sabtu, 14 Desember 2019 - 20:15 WIB
Kematian akibat penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) semakin memprihatinkan karena l...
 Yuk, ketahui kebutuhan zat besi harian Anda
Jumat, 13 Desember 2019 - 09:53 WIB
Kebutuhan zat besi disesuaikan dengan usia seseorang dan biasanya semakin bertambah seiring pertamba...
Pengobatan gratis, ratusan warga Tenggarong datangi klinik terapung TNI
Kamis, 12 Desember 2019 - 17:37 WIB
Ratusan warga berduyun-duyun mendatangi klinik terapung yang ada di dermaga guna berobat gratis dan...
Yuk, cegah penyakit saat pancaroba dengan cuci tangan
Selasa, 10 Desember 2019 - 17:18 WIB
Dokter spesialis penyakit dalam dari Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Purwokerto dr...
Polemik vape, peneliti nilai perokok dewasa akan mengisap tembakau
Senin, 09 Desember 2019 - 09:02 WIB
Peneliti Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Amaliya menilai pelarangan rokok elektrik di seju...
Nge-gym solusi untuk jaga kebugaran tubuh
Minggu, 01 Desember 2019 - 12:03 WIB
Selama ini olahraga kebugaran dipersepsikan identik dengan harga yang relatif mahal dan repot.
Tangkal radikal bebas, konsumsi enam makanan kaya antioksidan ini
Sabtu, 30 November 2019 - 14:28 WIB
Antioksidan adalah komponen atau substansi yang mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. R...
Lions Ride 2019 akan digelar di BSD
Kamis, 28 November 2019 - 18:02 WIB
Tahun ini akan digelar Lions Ride merupakan program peduli diabetes dengan mengajak masyarakat lomba...
Waspada, rokok bisa picu mata bayi katarak
Kamis, 28 November 2019 - 16:42 WIB
Bagi Anda perokok aktif hendaknya saat ini mulai waspada karena aktivitas menghisap tembakau itu bi...
Waspada! Pencemaran udara tingkatkan risiko terkena glaukoma
Kamis, 28 November 2019 - 10:16 WIB
Sebuah studi dari UCL di Inggris menyatakan bahwa orang yang tinggal di kawasan dengan pencemaran ud...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once