Kamis, 13 Desember 2018 | 16:56 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

KPK periksa mantan Kalapas Sukamiskin

Selasa, 07 Agustus 2018 - 14:13 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Jubir KPK Febri D. Foto: Doddy/Elshinta.com.
Jubir KPK Febri D. Foto: Doddy/Elshinta.com.

Elshinta - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa Mantan Kepala Lapas Sukamiskin (Kalapas), Wahid Husen, beserta ajudannya, Hendri Saputra sebagai tersangka kasus dugaan suap jual-beli fasilitas mewah dan perizinan di dalam Lapas Sukamiskin, Bandung.

"Keduanya diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pemberian fasilitas, perizinan, ataupun pemberian lainnya di LP Klas I Sukamiskin," ujarnya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/8).

KPK juga memeriksa dua tersangka lainnya yakni, suami artis Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah dan orang kepercayaannya, Andri Rahmat. Keduanya diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

"Fahmi Darmawansyah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AR (Andri Rahmat). Sedangkan A‎ndri Rahmat, diperiksa untuk tersangka FD (Fahmi Darmawansyah)," jelasnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

KPK mengungkap 'jual-beli' fasilitas di dalam Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat yang dilakukan  mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen,  harga mulai Rp200 -Rp500 juta untuk fasilitas istimewa di Lapas Sukamiskin. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:56 WIB

Peduli kesehatan, Pertamina bersama PKPU gelar bakti sosial

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:45 WIB

Perpustakaan Nasional punya perayaan khusus untuk Hari Ibu

Musibah | 13 Desember 2018 - 16:25 WIB

6 bulan hilang, warga Kudus ditemukan tinggal kerangka

Manajemen | 13 Desember 2018 - 16:15 WIB

Jangan langgar tiga etika bisnis ini di bisnis online

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 16:07 WIB

Menteri PUPR: Rp15 miliar bangun jembatan roboh

Elshinta - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa Mantan Kepala Lapas Sukamiskin (Kalapas), Wahid Husen, beserta ajudannya, Hendri Saputra sebagai tersangka kasus dugaan suap jual-beli fasilitas mewah dan perizinan di dalam Lapas Sukamiskin, Bandung.

"Keduanya diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pemberian fasilitas, perizinan, ataupun pemberian lainnya di LP Klas I Sukamiskin," ujarnya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/8).

KPK juga memeriksa dua tersangka lainnya yakni, suami artis Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah dan orang kepercayaannya, Andri Rahmat. Keduanya diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

"Fahmi Darmawansyah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AR (Andri Rahmat). Sedangkan A‎ndri Rahmat, diperiksa untuk tersangka FD (Fahmi Darmawansyah)," jelasnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

KPK mengungkap 'jual-beli' fasilitas di dalam Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat yang dilakukan  mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen,  harga mulai Rp200 -Rp500 juta untuk fasilitas istimewa di Lapas Sukamiskin. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com