Rabu, 17 Oktober 2018 | 07:03 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

KPK periksa mantan Kalapas Sukamiskin

Selasa, 07 Agustus 2018 - 14:13 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Jubir KPK Febri D. Foto: Doddy/Elshinta.com.
Jubir KPK Febri D. Foto: Doddy/Elshinta.com.

Elshinta - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa Mantan Kepala Lapas Sukamiskin (Kalapas), Wahid Husen, beserta ajudannya, Hendri Saputra sebagai tersangka kasus dugaan suap jual-beli fasilitas mewah dan perizinan di dalam Lapas Sukamiskin, Bandung.

"Keduanya diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pemberian fasilitas, perizinan, ataupun pemberian lainnya di LP Klas I Sukamiskin," ujarnya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/8).

KPK juga memeriksa dua tersangka lainnya yakni, suami artis Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah dan orang kepercayaannya, Andri Rahmat. Keduanya diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

"Fahmi Darmawansyah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AR (Andri Rahmat). Sedangkan A‎ndri Rahmat, diperiksa untuk tersangka FD (Fahmi Darmawansyah)," jelasnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

KPK mengungkap 'jual-beli' fasilitas di dalam Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat yang dilakukan  mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen,  harga mulai Rp200 -Rp500 juta untuk fasilitas istimewa di Lapas Sukamiskin. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 17 Oktober 2018 - 06:29 WIB

Timnas Indonesia vs Hong Kong imbang, ini pengakuan Bima Sakti

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:57 WIB

BPBD: Dampak kekeringan Gunung Kidul meluas

Elshinta - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa Mantan Kepala Lapas Sukamiskin (Kalapas), Wahid Husen, beserta ajudannya, Hendri Saputra sebagai tersangka kasus dugaan suap jual-beli fasilitas mewah dan perizinan di dalam Lapas Sukamiskin, Bandung.

"Keduanya diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pemberian fasilitas, perizinan, ataupun pemberian lainnya di LP Klas I Sukamiskin," ujarnya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/8).

KPK juga memeriksa dua tersangka lainnya yakni, suami artis Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah dan orang kepercayaannya, Andri Rahmat. Keduanya diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

"Fahmi Darmawansyah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AR (Andri Rahmat). Sedangkan A‎ndri Rahmat, diperiksa untuk tersangka FD (Fahmi Darmawansyah)," jelasnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

KPK mengungkap 'jual-beli' fasilitas di dalam Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat yang dilakukan  mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen,  harga mulai Rp200 -Rp500 juta untuk fasilitas istimewa di Lapas Sukamiskin. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:28 WIB

Upah minimum provinsi naik 8,03 persen tahun 2019

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Luhut: Meikarta tak pernah keluhkan masalah izin

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com