Kepatuhan berihram jemaah haji Indonesia masuk `rapor merah`
Selasa, 07 Agustus 2018 - 15:25 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2vLKxJE

Elshinta.com - Gelombang kedatangan jemaah haji Indonesia semakin mendekati puncak kedatangan, di mana tak kurang dari 17 kloter mendarat setiap hari di Bandara King Abdul Aziz (KAA) Jeddah, meskipun kepatuhan berihram para jemaah masuk kategori 'rapor merah.'

Hanya jemaah haji asal embarkasi Solo (SOC), Jakarta-Pondok Gede (JKG), dan Jakarta-Bekasi (JKS) yang sepenuhnya berihram sejak embarkasi.  Selebihnya, jemaah asal embarkasi lainnya hanya sebagian kecil yang berihram, bahkan ada yang tidak sama sekali, seperti Embarkasi Makassar UPG-23, UPG-24 dan Embarkasi Surabaya SUB-58 dan SUB-59 yang tidak berihram.

“Bukan hanya masalah waktu tunggu di bandara yang menjadi terlalu lama, jemaah juga banyak yang kelelahan dengan harus menunggu semua selesai berihram,” ujar Kepala Daker Airport Arsyad Hidayat di Jeddah, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Redaksi Elshinta di Jakarta, Selasa (7/8).

Karena harus menunggu jemaah lain yang terlalu lama berihram beberapa jemaah harus dirawat di klinik bandara, padahal bus yang akan mengangkut mereka sudah siap sejak pesawat landing. Terlebih, banyak pula diantara mereka yang harus terpisah dari rombongannya karena bus harus segera berangkat dan ada juga yang paspornya terbawa jemaah lain yang menimbulkan masalah baru.

“Jadi akan banyak masalah yang mungkin muncul saat Jemaah tidak berihram dari embarkasi,” ungkapnya.

Oleh sebab itu Arsyad senantiasa menghimbau kepada PPIH Embarkasi benar-benar menekankan kepada jemaahnya untuk berihram dari Tanah Air. Terlebih mendekati puncak kedatangan jemaah haji di Jeddah yang menyebabkan bandara menjadi sangat padat oleh jemaah haji dari berbagai negara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 22 Maret 2019 - 13:35 WIB
Elshinta.com - Ungkapan bela sungkawa atas tragedi penembakan terhadap jamaah di dua masjid di ...
Jumat, 22 Maret 2019 - 08:24 WIB
Elshinta.com - Enam orang tewas dan hampir 30 orang lagi cedera ketika beberapa ledakan me...
Rabu, 20 Maret 2019 - 15:27 WIB
Elshinta.com -Otoritas Selandia Baru masih menyelidiki kemungkinan tersangka lain yang terlibat...
Selasa, 19 Maret 2019 - 08:27 WIB
Elshinta.com -Saham Boeing Co jatuh tiga persen pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi), set...
Selasa, 19 Maret 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com -Serangan teroris pekan lalu di Selandia Baru, yang menewaskan tak kurang dari 50 ...
Senin, 18 Maret 2019 - 19:44 WIB
Elshinta.com - Lebih dari satu juta orang telah menandatangani petisi bagi pemecatan Senat...
Senin, 18 Maret 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com -Boeing mengatakan pada Minggu (17/3) bahwa pihaknya sedang menyelesaikan pembarua...
Jumat, 15 Maret 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com - Komisaris polisi Selandia Baru pada Jumat mengatakan jumlah korban meninggal aki...
Kamis, 14 Maret 2019 - 17:56 WIB
Elshinta.com - Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis (14/3), dengan...
Kamis, 14 Maret 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com -Kurs dolar AS berpindah tangan di zona paruh bawah 111 yen dalam transaksi awal d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)