Sabtu, 18 Agustus 2018 | 03:40 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Teror bom Kapitra, polisi identifikasi 2 terduga pelaku

Selasa, 07 Agustus 2018 - 16:36 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2OM3tB3
Sumber foto: https://bit.ly/2OM3tB3

Elshinta.com - Anggota Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Tebet berupaya mengidentifikasi pelaku pelemparan molotov di rumah mantan pengacara pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera.

"Berdasarkan rekamanan CCTV diduga pelaku dua orang," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Stefanus Tamuntuan di Jakarta, Selasa (7/8), dikutip dari Antara.

AKBP Stefanus mengaku telah menyita dan melihat rekaman kamera pemantau yang menunjukkan pelaku diduga berjumlah dua orang.

Sebelumnya, orang tidak dikenal melemparkan dua botol molotov ke garasi rumah Kapitra yang saat ini menjadi calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari PDI Perjuangan di Jalan Tebet Dalam Timur VIII Jakarta Selatan pada Senin malam.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 22:14 WIB

1.202 warga binaan Rutan Depok dapat remisi

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 21:57 WIB

Kado HUT Kemerdekaan RI, 24 napi Lapas Lowokwaru hirup udara bebas

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 21:47 WIB

200 napi Bojonegoro dapat remisi di HUT RI ke-73

Event | 17 Agustus 2018 - 21:21 WIB

Indonesia taklukkan Laos 3-0

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 21:17 WIB

HUT RI ke-73, Indonesia belum merdeka dari narkoba

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 20:53 WIB

Usai jadi inspektur upacara, Wali Kota Medan pesan hargai jasa pahlawan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com