Keamanan Olimpiade 2020 ditunjang teknologi pengenal wajah
Elshinta
Rabu, 08 Agustus 2018 - 06:26 WIB |
Keamanan Olimpiade 2020 ditunjang teknologi pengenal wajah
Sumber Foto: https://bit.ly/2vorhCY

Elshinta.com - Panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020, TOCOG, mengumumkan pada Selasa (7/8) setempat mereka akan menggunakan teknologi pengenal wajah untuk meningkatkan keamanan di sekitar arena pertandingan.

Lewat kerja sama dengan raksasa industri teknologi informasi dan telekomunikasi Jepang, NEC, mereka mengembangkan sistem yang akan menjadikan Olimpiade 2020 Tokyo sebagai olimpiade pertama yang menerapkan teknologi tersebut.

Teknologi yang didemonstrasikan kepada media lewat sebuah acara di ibu kota Jepang tersebut, akan menggunakan chip yang ditanamkan ke kartu identitas agar bisa secara otomatis mengidentifikasi orang-orang yang memasuki lebih dari 40 lokasi penyelenggaraan pertandingan.

Lebih dari 300.000 atlet dan staf Olimpiade akan diminta untuk mengirimkan foto mereka ke basis data sebelum pesta olahraga itu dimulai pada Juli 2020. "Setiap kali seseorang memasuki sebuah fasilitas, mereka akan melewati pemeriksaan keamanan," kata kepala keamanan Olimpiade Tokyo 2020, Tsuyoshi Iwashita, sebagaimana dilansir Antara dari Reuters.

"Akan tetapi arena-arena di Tokyo tidak selalu memiliki ruang yang cukup untuk tempat pemeriksaan maupun antrean yang disebabkannya. Ketika acara berlangsung, kami perkirakan akan banyak orang datang dan udara sangat panas. Itulah kenapa kami mengenalkan teknologi pengenalan wajah ini," ujarnya menambahkan.

Sistem tersebut tidak ditujukan untuk memindai wajah penonton, melainkan demi meningkatkan keamanan serta mengurangi antrean masuk bagi atlet.

"Lebih dari 40 fasilitas, termasuk stadion utama, Pusat Siaran Internasional, kampung atlet dan sebagainya, akan dilengkapi sistem pengenal wajah," kata Wakil Presiden Senior NEC Masaaki Suganuma.

"Atlet, staf Olimpiade, relawan dan media akan termasuk dalam sistem ini," ujarnya menambahkan.

NEC mengaku telah menguji teknologi tersebut di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu selain juga menempatkannya di banyak fasilitas umum, seperti bandara.

Dalam demonstrasi yang dilakukan, teknologi itu sukses mengenali wajah serangkaian orang, termasuk mereka yang mengenakan kursi roda serta dari berbagai tinggi badan yang berbeda, yang merupakan fitur utama sistem NEC tersebut. "99,7 persen wajah dikenali sistem dengan benar. Angka ini tidak akan berubah berdasarkan kewarganegaraan maupun tinggi badan," pungkas Suanuma.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Atlet TNI dan karateka Indonesia ikuti 7th CISM
Senin, 14 Oktober 2019 - 20:18 WIB
Elshinta.com - Para atlet TNI yang tergabung dalam Kontingen Komite Olahraga Militer Indonesia ...
Rider asal Jepara juarai seri ketiga 76 Indonesian Downhill
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:18 WIB
Elshinta.com - Bersaing cukup ketat dengan rider-rider lain pada seri ketiga 76 Indonesian Down...
Resmi bergulir, Piala Presiden Esports 2020 hingga ke Asia Tenggara
Minggu, 13 Oktober 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Rangkaian turnamen esports kasta tertinggi di Indonesia, Piala Presiden Esp...
Balap sepeda tak dipertandingkan di PON, PB ISSI: Ini diskriminasi cabang olimpik
Minggu, 13 Oktober 2019 - 13:58 WIB
Elshinta.com - Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) kecewa dengan keputu...
Rider peraih medali emas Asian Games tempati urutan kedua di kejuaraan 76 Indonesian Downhill
Minggu, 13 Oktober 2019 - 10:44 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 15 rider ikut berkompetisi menjadi yang tercepat dalam Seeding Run kelas Men...
Rangkul millenial, PT KAI gelar ajang kompetisi e-sports
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar KAI e-sports Exhibition 2019 guna menyasa...
Pasien kanker tetap perlu olahraga
Rabu, 09 Oktober 2019 - 07:29 WIB
Elshinta.com - Pasien kanker perlu memperhatikan kebugaran tubuhnya dengan berolahraga. Hal itu...
450 peserta akan berlaga di Lustrum XIII dan Dies Natalis UM
Senin, 07 Oktober 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya 450 orang peserta akan mengikuti lima cabang olah raga dalam ran...
Djokovic ungkap kiat sukses kalahkan Pouille di Japan Open
Sabtu, 05 Oktober 2019 - 06:56 WIB
Elshinta.com - Novak Djokovic bermain sangat baik di perempat final Japan Open pada Jumat ...
Peringati Hari Oeang RI, Kemenkeu adakan pertandingan voli
Jumat, 04 Oktober 2019 - 10:36 WIB
Elshinta.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengadakan pertandingan bola voli antarpeja...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)