Jumat, 19 Oktober 2018 | 19:31 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Korban meninggal akibat gempa Lombok capai 108 orang

Rabu, 08 Agustus 2018 - 05:39 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Masjid Jabal Nur yang runtuh akibat gempa, di Desa Tanjung, Lombok Utara, NTB. Foto: Radio Elshinra/Rap
Masjid Jabal Nur yang runtuh akibat gempa, di Desa Tanjung, Lombok Utara, NTB. Foto: Radio Elshinra/Rap

Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei mengungkapkan, jumlah korban meninggal dunia akibat gempabumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang terdata hingga Selasa (7/8) siang pukul 12.00 WITA mencapai 108 orang.

Sedangkan korban luka-luka sebanyak 134 orang. Demikian dikatakan Willem Rampangilei usai rapat koordinasi penanganan gempa Lombok di Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Selasa.

Untuk korban luka, Willem menyebut, kemungkinan jumlahnya akan mengalami peningkatan sebab jumlah pasien cenderung dinamis.

"Tadi ada 50 pasien yang sudah dioperasi, dari total 87 pasien yang harus dioperasi, sementara sisa 37 pasien lainnya sedang menunggu fasilitas untuk operasi tulang terbuka dan tertutup," katanya.

Willem menambahkan, saat ini tim operasi gabungan terus melakukan pencarian dan penyelamatan korban yang masih berada di bawah reruntuhan bangunan.

"Pencarian dan penyelamatan korban sedang berlangsung di dua tempat paling parah di Lading-Lading, di sana ada dua alat berat yang dikerahkan dan di Bangsal juga sedang dilakukan tugas penyelamatan," ungkap Willem, dikutip Antara

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 19:14 WIB

Cegah ujaran kebencian, ulama se Nusantara bentuk Maulana

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 19:09 WIB

Kota Malang terima 4.319 berkas pelamar CPNS

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Listrik di Sulteng sudah normal

Arestasi | 19 Oktober 2018 - 18:46 WIB

Polres Malang Kota gulung jaringan narkoba

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 18:35 WIB

Mensos: Hunian tetap pengungsi Sulteng selesai 2020

Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei mengungkapkan, jumlah korban meninggal dunia akibat gempabumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang terdata hingga Selasa (7/8) siang pukul 12.00 WITA mencapai 108 orang.

Sedangkan korban luka-luka sebanyak 134 orang. Demikian dikatakan Willem Rampangilei usai rapat koordinasi penanganan gempa Lombok di Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Selasa.

Untuk korban luka, Willem menyebut, kemungkinan jumlahnya akan mengalami peningkatan sebab jumlah pasien cenderung dinamis.

"Tadi ada 50 pasien yang sudah dioperasi, dari total 87 pasien yang harus dioperasi, sementara sisa 37 pasien lainnya sedang menunggu fasilitas untuk operasi tulang terbuka dan tertutup," katanya.

Willem menambahkan, saat ini tim operasi gabungan terus melakukan pencarian dan penyelamatan korban yang masih berada di bawah reruntuhan bangunan.

"Pencarian dan penyelamatan korban sedang berlangsung di dua tempat paling parah di Lading-Lading, di sana ada dua alat berat yang dikerahkan dan di Bangsal juga sedang dilakukan tugas penyelamatan," ungkap Willem, dikutip Antara

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Listrik di Sulteng sudah normal

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:46 WIB

Polres Malang Kota gulung jaringan narkoba

Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:35 WIB

Mensos: Hunian tetap pengungsi Sulteng selesai 2020

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com